BERITAPOPULER.CO.ID, JOMBANG- Viral sebuah video yang menampilkan seorang wanita hendak mengakhiri hidup dengan cara melompat dari sungai di Dusun Bandaran Desa Mancilan Kecamatan Mojoagung Kabupaten Jombang, Rabu (25/12/2024).
Tentu saja, aksi nekat yang dilakukan sekitar pukul 17.00 WIB itu membuat geger warga. Apalagi wanita tersebut sudah naik ke pagar jembatan. Lalu hendak melompat. Sejumlah warga kemudian mendekati wanita itu. Mereka mencegahnya.
Sedikitnya ada tiga orang yang berusaha menyelamatkan. Beruntung, Wanita tersebut menurut. Dia kemudian mengikuti warga yang mencegahnya. Oleh warga, wanita tersebut diantar ke tempat kosnya di Dusun Jetis Desa Mancilan.
Aksi itu, dilakukan perempuan tak dikenal yang disebut-sebut merupakan seorang LC atau emandu lagu dari salah satu karaoke di wilayah Mojoagung Jombang.
Dalam video berdurasi 2 menit yang didapat redaksi Radar Jombang, perempuan itu terlihat berjalan menuju jembatan dengan kondisi emosi.
Seorang pengendara motor yang mengenakan jilbab hitam, terlihat mencoba membujuknya dengan mengejarnya.
“Lho gondok ngunu lur, moro nang jembatan iku lur (sepertinya ngambek begitu lur, pergi ke jembatan itu lur),” ucap pria perekam video itu.
Sesampainya di jembatan, perempuan yang terlihat mengenakan kaus dan selendang pantai bada tubuh bagian bawahnya ini, kemudian langsung menaiki pembatas jembatan.
Ia, sempat turun dan seperti hendak terjun ke sungai. Sementara perempuan yang mengejarnya hanya menyaksikannya sambil berbicara kepadanya dari atas motor.
Aksi itu pun sontak memicu kekhawatiran warga yang segera datang ke lokasi dan membujuknya agar tak melanjutkan aksi nekatnya itu.
“hee hee ojo nak ojo nak (Jangan bunuh diri jangan bunh diri)” teriak seorang pria lain dalam rekaman video tersebut yang kemudian menghampiri korban.
Setelah sempat bergelantung sangat rendah, perempuan itu akhirnya berhasil dibujuk warga dan dinaikkan kembali ke atas jembatan.
Wanita itu, kemudian dinaikkan ke atas jembatan dan diamankan warga menuju pinggir sungai.
Kejadian itu, dibenarkan Kepala Desa Mancilan, Mojoagung Atim Ridwan.
“Dari informasi perangkat desa, memang benar, lokasinya di Jembatan Dusun Bandaran, kejadiannya Rabu (25/12) sekitar pukul 16.30an,” terangnya kepada Radar Jombang.
Atim menyebut, tak diketaui pasti identitas wanita yang mencoba melakukan aksi percobaan bunuh diri itu.
Namun, dari informasi yang pihaknya dapat, wanita itu tinggal di kamar kos tak jauh dari lokasi tempatnya melakukan aksi nekat itu.
“Jadi menurut keterangan, dia bukn warga Desa Mancilan, tinggal ngekos di dekat situ, kalau masalahnya sepertinya soal keluarga atau soal ekonomi begitu,” imbuhnya.
Setelah aksi percobaan bunuh dirinya digagalkan itu, korban pun disebut Atim dibawa warga menuju ke kosnya kembali.
“Beruntung berhasil diselamatkan tadi, langsung dibawa sama warga,” pungkasnya.
Terpisah, Kapolsek Mojoagung Kompol Yogas juga membenarkan kejadian itu. Kendati demikian, pihaknya mengaku tak ada laporan kepada pihak kepolisian terkait kejadian itu.
“Jadi memang menyebar di sejumlah media sosial itu tadi, tapi karena memang karena tidak ada korban sehingga tidak dilaporkan ke pihak kepolisian,” pungkasnya.
Pihaknya juga sudah melakukan penelusuran terkait identitas wanita yang melakukan percobaan bunuh diri. Dia adalah Devi Rismasari (30), warga Desa Grobogan Kecamatan Mojowarno Jombang.
Namun sehari-hari Devi tinggal di tempat kos di Desa Mancilan. Setelah video percobaan bunuh diri viral, korps berseragam coklat melakukan penelusuran. Hasilnya, diketahui bahwa motif korban melakukan percobaan bunuh diri karena depresi.
“Korban bekerja di tempat karaoke. Motif percobaan bunuh diri karena faktor himpitan ekonomi. Korban merupakan janda yang memiliki tiga orang anak yang masih kecil. Bhabinkamtubmas bersama tiga pilar desa membantu mengawasi dan memberikan pendampingan konseling,” kata Yogas. (*)








