BERITAPOPULER.CO.ID, PADANG PARIAMAN- Sejumlah video berisi narasi bahwa kuburan gadis penjual gorengan korban pemerkosaan dan pembunuhan di Padang Pariaman mengeluarkan aroma wangi, viral di media sosial.
Gadis penjual gorengan itu bernama Nia Kurnia Sari (18), asal Kabupaten Padang Pariaman, Sumatera Barat (Sumbar).
Dia tewas diperkosa dan dibunuh oleh Indra Septiarman (26), yang telah ditangkap oleh Polres Padang Pariaman dan dijebloskan ke sel tahanan.
Dalam video viral tersebut, tampak sejumlah warga berdatangan ke makam korban di Kayu Tanam, Padang Pariaman.
Masyarakat pun berdatangan ke makam yang berada di pemakaman Kaum Suku Koto Pasa Juha Korong Pasa Surau, Nagari Guguak, Padang Pariaman
Almarhumah sudah dikuburkan sekitar 3 minggu lalu. Namun sejumlah pelayat mengaku masih mencium bau harum dari makamnya.
“Antusias warga sekitar yang tinggal di Padang Panjang mengunjungi makamnya Nia yang berbau harum. Jadi ini suatu keajaiban dari Allah ya, wangi harum,” ujar seorang perempuan sambil merekam warga yang mengunjungi makam Nia.

Dalam video itu, perekam menunjukkan sejumlah warga yang didominasi ibu-ibu dan penampakan kuburan Nia.
“Kita datang pertama setelah tujuh hari, dan setelah itu datang lagi memastikan bau harum. Ini datang yang ketiga masih harum juga, padahal sudah dikubur cukup lama,” kata perempuan berhijab cokelat dalam video lain.
“Masya Allah baru kali ini menyaksikan makam yg harum” tulisan dalam caption video yang beredar dan viral di unggahan akun X @markasgoblok.
Dilansir dari tayangan YouTube Jajak Palala, peziarah melantunkan doa untuk Nia yang telah berpulang di umur 18 tahun.
Warga yang berziarah ke makam korban mengaku masih mencium wangi harum dari kuburan Nia
“Iya memang wangi, memang wangi,” ungkap peziarah lewat tayangan YouTube Jajak Palala, Selasa (8/10/2024).
Sejumlah pelayat bahkan sampai mencari tahu dari aman sumber wangi tersebut.
Mereka sempat menduga wangi harum itu berasal dari daun pandan yang ada di atas kuburan.
Namun daun itu sudah kering dan saat dipegang tidak mengeluarkan wangi.
“Daun pandan diambil tidak wangi. Tapi aroma dari dalam itu mungkin keluar, jadi wangi. Insya Allah anak surga,” ucap pelayat.
Pelayat yang mengaku sebagai teman dari ibu kandung Nia itu juga mengatakan, sudah tiga kali berziarah ke makam Nia.
Ia mengaku, setiap datang selalu mencium wangi harum dari kuburan Nia.
“Kemarin ke sini juga, ini kali ketiga. Alhamdulillah masih wangi. Padahal sudah terkubur tiga minggu. Sekarang masih tercium juga, selayang-selayang,” jelasnya.
“Banyak yang mendoakan. Setiap hari pada datang sampai sore. Banyak juga yang enggak kenal Nia, gak pernah ketemu tapi pengen datang ke sini,” tambahnya. (*)








