Scroll untuk baca artikel
Ads Beritapopuler.co.id 325x300
Daerah

Video Ibu Cambuk dan Injak Anak Viral di Sosial Media

×

Video Ibu Cambuk dan Injak Anak Viral di Sosial Media

Sebarkan artikel ini
Seorang ibu yang menganiaya anaknya ditangkap polisi. (Beritasatu.com)

BERITAPOPULER.CO.ID, MEDAN– Sebuah video penganiayaan viral di media sosial. Dalam video tersebut terlihat seorang ibu memegang dan mencambuk anaknya. Video tersebut salah satunya diunggah oleh akun Instagram @sorotmedan.

Dalam video tersebut, tampak seorang anak perempuan dengan luka-luka di punggungnya yang diduga merupakan bekas cambukan. Anak ini terlihat mengenakan rok khas pelajar SD. 

Video kemudian berlanjut menunjukkan seorang wanita di dapur yang terlihat menggenggam ikat pinggang dan memperlihatkan tindakan intimidasi kepada anak di luar zoom layar dengan menanyakan keberadaan suatu stiker.

Suara dari bocah tersebut terdengar menjawab tetapi tidak jelas, diikuti dengan rasa marah dari wanita itu yang kembali bertanya beberapa kali. 

Wanita tersebut lalu melayangkan ikat pinggang ke arah anak itu, di mana suara tangisan keras pun terdengar. Video ini diposting dengan keterangan bahwa kejadian ini berlangsung di Jalan Pasar 1, Kelurahan Sunggal, Medan Sunggal.

Akibat penganiyaan, korban yang masih berstatus kelas 1 SD babak belur. Penganiayaan ini terungkap setelah guru sekolah melihat adanya bekas luka di tubuh korban.

“Terungkapnya kasus ini saat korban ditanya kawannya kenapa badan sakit-sakit. Dijawab korban abis dipukuli mami.”

Melihat itu, pihak sekolah tak tinggal diam. Ia turun tangan dan melaporkan ke pihak berwajib. Kemudian Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polrestabes Medan menangkap pelaku.

“Pihak sekolah yang melihat kejadian ini kemudian turun tangan dengan melaporkan kejadian ini ke pihak berwajib,” ungkap akun tersebut. 

“Guru Iihat badannya udah merah-merah. Guru lah melapor ke polisi. Korbannya ada dua kakak ama adik. Sekarang tinggal sama gurunya,” tertulis dalam keterangan

Dilansir dari Suara.com, Kapolrestabes Medan Kombes Teddy Jhon Sahala Marbun, mengungkapkan pelaku berinisial DF sudah ditangkap. 

Teddy mengatakan awalnya pada Jumat 20 September 2024 siang pihaknya menerima laporan dari guru les terkait muridnya menjadi korban penganiayaan ibu kandung.

“Kita langsung merespons laporan tersebut dan anggota kita datang ke lokasi,” ujarnya.

Petugas lalu memeriksa DF, korban hingga CCTV di dalam rumah, didapati kalau penganiayaan ini benar terjadi. Ternyata, tak hanya dicambuk oleh ibunya menggunakan tali pinggang. Korban juga diduga dipukuli dan diinjak oleh pelaku.

“Melakukan penganiayaan mengunakan tali pinggang dan juga rekaman CCTV ada memijak perutnya,” ungkap Teddy.

Polisi mengatakan korban kini masih menjalani perawatan. Korban mengalami sejumlah luka akibat penganiayaan itu. 

“Ada bekas luka pukulan yang kita lihat masih memar. Jadi butuh waktu untuk pulih kembali,” ungkapnya. (*)

Dapatkan berita terupdate beritapopuler.co.id di: