Scroll untuk baca artikel
Ads Beritapopuler.co.id 325x300
Daerah

Jalan-Jalan ke Museum Gratis? Ini Syaratnya untuk Warga Jakarta!

×

Jalan-Jalan ke Museum Gratis? Ini Syaratnya untuk Warga Jakarta!

Sebarkan artikel ini
Museum Nasional Indonesia (Foto: dok.Pegi-Pegi)

BERITAPOPULER.CO.ID, Jakarta -Pemerintah Provinsi DKI Jakarta memberikan akses gratis ke museum bagi tiga kelompok masyarakat tertentu, yaitu penyandang disabilitas, lanjut usia, dan peserta didik penerima Kartu Jakarta Pintar (KJP). Kebijakan ini bertujuan untuk memperluas akses rekreasi edukatif bagi kelompok yang membutuhkan, sekaligus mendorong minat masyarakat dalam mengenal sejarah dan budaya melalui kunjungan ke museum.

Menurut Kepala Bidang Perlindungan Kebudayaan Dinas Kebudayaan DKI Jakarta, Linda Enriany, kebijakan ini mengacu pada Peraturan Gubernur Nomor 8 Tahun 2017. Aturan tersebut menetapkan bahwa layanan gratis berlaku untuk taman margasatwa, Monumen Nasional, dan museum-museum tertentu pada hari biasa. “Alasannya, dalam rangka mendukung aktivitas masyarakat dan memberikan kemudahan untuk mendapatkan layanan rekreasi khususnya bagi masyarakat tertentu, yaitu penyandang disabilitas, penduduk usia lanjut dan peserta didik penerima KJP,” ujarnya saat dihubungi di Jakarta, Rabu (26/2/25).

Layanan ini dapat dimanfaatkan setiap hari Selasa hingga Jumat, kecuali saat hari libur nasional dan cuti bersama. Museum yang termasuk dalam program ini berada di bawah pengelolaan Dinas Kebudayaan DKI Jakarta, seperti Museum Sejarah Jakarta, Museum Taman Prasasti, Museum MH Thamrin, Museum Joang 45, Museum Seni Rupa & Keramik, Museum Wayang, dan Museum Tekstil. Selain itu, Museum Bahari, Museum Betawi, Rumah Si Pitung, Taman Benyamin Suaeb, dan Museum Arkeologi Onrust juga masuk dalam daftar museum yang dapat dikunjungi secara gratis.

Linda menegaskan bahwa kebijakan ini tidak hanya memberikan kesempatan bagi masyarakat untuk menikmati rekreasi edukatif secara gratis, tetapi juga bertujuan menciptakan pengalaman berkunjung ke museum yang lebih aman, nyaman, dan terjangkau.”Tujuan diberikannya (layanan gratis ini) juga guna mewujudkan pelayanan rekreasi di museum yang aman, nyaman dan murah,”tambahnya.

Bagi masyarakat yang ingin memanfaatkan layanan ini, cukup menunjukkan KTP bagi penyandang disabilitas dan lanjut usia, atau KJP bagi peserta didik, kepada petugas museum saat berkunjung.

Untuk meningkatkan pengalaman pengunjung, Pemprov DKI Jakarta juga mulai menerapkan teknologi imersif di beberapa museum. Saat ini, Museum Wayang telah dilengkapi dengan proyeksi interaktif pada dinding dan lantai, menciptakan suasana yang lebih menarik dan mendalam. Pengunjung dapat merasakan pengalaman unik dalam mengenal dunia wayang nusantara dan pesan-pesan budaya di dalamnya.

Ke depannya, teknologi serupa juga akan diterapkan di Museum Sejarah Jakarta dan Museum Bahari, dengan harapan dapat semakin menarik minat masyarakat untuk mengenal dan menghargai warisan budaya bangsa melalui pengalaman yang lebih modern dan interaktif.(lis)

Dapatkan berita terupdate beritapopuler.co.id di: