BERITAPOPULER.CO.ID, Sragen- Sebuah video memalukan viral di media sosial. Video itu memperlihatkan seorang oknum guru ngaji diarak warga keliling kampung tanpa mengenakan busana dan hanya mengenakan celana ketat pendek warna hitam saja.
Dalam video yang beredar di media sosial salah satunya dibagikan oleh akun Instagram @uhemez seorang pria yang diduga guru ngaji ini tanpa malu dan penuh percaya diri berjalan dengan badan yang tegap sambil diarak warga atas ulah yang dilakukannya.
Seorang pria itu hanya bertelanjang dada dan hanya mengenakan celana pendek sedang diarak warga.
“Seorang oknum guru ngaji sekaligus ustadz di Sumberlawang, Sragen. Menyetubuhi muridnya kemudian diarak warga tanpa busana,” tulis akun @kabar.sragen, Sabtu (14/9/2024).
Para warga tampak emosi dan meneriaki guru ngaji tersebut. “Istighfar Pak, Pak. Wis tuek mbarang (sudah tua juga),” ucap seseorang dalam video tersebut.
Kejadian itu bermula saat Ustad berinisial S (55) warga Kecamatan Sumberlawang, Sragen ini kepergok menyetubuhi murid ngajinya Vi (16) yang masih dibawah umur di sebuah kebun belakang Mushola.
Menurut keterangan yang dihimpun, bahwa pria tersebut sudah melakukan aksi cabul tersebut sebanyak tujuh kali. Awalnya, aksi bejat oknum guru ngaji itu terendus warga setelah gelagatnya terlihat tak wajar.
Setelah kerap melakukan gelagat yang aneh, murid-murid ngaji akhirnya menyimpan kecurigaan terhadap sang guru hingga pada akhirnya ada salah satu santri memberanikan diri melapor kepada warga setempat.
Setelah mendapati laporan, warga pun kemudian melakukan pengintaian dan mendapati guru ngaji sedang melakukan perbuatan tidak senonoh.
Seketika itu warga yang melihat langsung tersulut emosi terhadap pria tersebut hingga memberikan pelajaran dengan mengarak sang guru ngaji keliling kampung tanpa mengenakan busana.
Kini kabarnya pelaku telah ditangkap dan ditetapkan sebagai tersangka serta terancam hukuman minimal 5 tahun dan maksimal 15 tahun penjara.
Kasat Reskrim Polres Sragen, AKP Isnovim Chodariyanto, mengungkapkan bahwa pelaku telah melakukan aksi bejatnya itu sebanyak 10 kali dan persetubuhan 7 kali sejak 2022, dan kasus ini baru terbongkar pada 2024.
Ia menegaskan, mulanya, tersangka S ini kedapatan sedang berdua (persetubuhan) dengan korban. Kejadian itu dipergok oleh anak-anak tetangga dan dilaporkan kepada orang dewasa.
“Korban lalu ditanya oleh pihak keluarga dan mengakui telah disetubuhi layaknya hubungan suami istri oleh S,” terang Kasat Reskrim Polres Sragen AKP Isnovim Chodariyanto, dari Instagram @fakta.indo.
Sontak saja unggahan video yang tengah viral tersebut sukses mengundang reaksi warganet di media sosial.
Sontak saja unggahan video yang tengah viral tersebut sukses mengundang reaksi warganet di media sosial.
“Loh kok jalan sendiri, seret dong harusnya,” tulis warganet.
“innalillahi, sejak 2022? skrg korban umur 16 th ya ampunn masih bocil, jahat bgtt???? kenapaya orang2 kaya gini panjang umur,” timpal lainnya.
“Itu santrinya ga triak minta tolong gitu ketika di radupaksa…ampe 7 kali lho,” tandas pengguna media sosial lainnya.
“Harusnua dibugilin trs dikasi tulisan..”penjahat kelamin”..baru diarak.keliling kampung,” timpal lainnya.
“Untung yang melakukannya guru ngaji .. coba guru sebelah,” seru lainnya.
“ITU MASIH PAKAI BUSANA, HARUSNYA JANGAN DIARAK,” tulis lainnya.








