BERITAPOPULER.CO.ID, ALOR – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Alor menggelar pelantikan Ketua DPRD periode 2024-2029 pada Rabu, 16 Oktober 2024. Pelantikan ini dihadiri oleh 30 anggota DPRD terpilih. Ernest The Finson Mokoni, Ketua DPRD sementara dari Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), secara resmi menyerahkan tongkat kepemimpinan kepada Paulus Bucek Brikmar, yang terpilih sebagai Ketua DPRD untuk periode lima tahun mendatang.
Paulus Brikmar, seorang politisi dari PKB, terpilih setelah meraih suara terbanyak dalam Pemilu 2024, dengan total 566 suara. Keberhasilan ini mengukuhkan PKB sebagai partai dengan perolehan suara tertinggi di Kabupaten Alor, dengan akumulasi 1.481 suara.
Dalam pidato perdananya sebagai Ketua DPRD, Brikmar mengucapkan rasa terima kasihnya kepada semua pendukung. Ia menyerukan kepada seluruh anggota DPRD untuk bersinergi dalam mengawal pembangunan di daerah.
“Dengan rendah hati, saya mengajak Bapak dan Ibu anggota dewan yang terhormat untuk bergandeng tangan mengawal segala aspek pembangunan di daerah ini,” ungkap Brikmar.
Brikmar menekankan pentingnya responsivitas DPRD terhadap aspirasi masyarakat, mengajak semua anggota untuk bersatu dalam menjalankan fungsi legislasi, pengawasan, dan penganggaran.

“Kita harus selalu hadir di tengah-tengah rakyat, mendampingi mereka dalam suka dan duka. DPRD harus menjalankan tugasnya dengan penuh tanggung jawab agar rakyat bisa tersenyum,” tegasnya.
Ia juga menyoroti pentingnya pengawasan anggaran daerah agar proses perencanaan berjalan secara partisipatif, transparan, dan akuntabel, demi kesejahteraan masyarakat Kabupaten Alor.
Selain itu, Ketua Komisi VI DPR RI, Faisol Riza, turut menyampaikan ucapan selamat dan dukungannya kepada Brikmar. Ia berharap, di bawah kepemimpinan Brikmar, DPRD Alor akan semakin solid dan mampu mendorong kemajuan pembangunan di daerah.
Pelantikan ini menandai babak baru dalam kepemimpinan DPRD Alor, di mana diharapkan dapat mengimplementasikan program-program yang lebih responsif terhadap kebutuhan masyarakat dan mendorong pembangunan yang berkelanjutan. (*)








