Scroll untuk baca artikel
Ads Beritapopuler.co.id 325x300
Populer

Kunjungan Bupati Bulukumba Diterima Menbud, Pelestarian Pinisi Didorong via Festival dan Museum.

×

Kunjungan Bupati Bulukumba Diterima Menbud, Pelestarian Pinisi Didorong via Festival dan Museum.

Sebarkan artikel ini
Pelestarian Pinisi Lewat Museum dan Festival Budaya (FOTO: dok. Lampiran Kemenbud)

BERITAPOPULER.CO.ID, SULAWESI – Pada 8 Oktober 2025 di Jakarta, sebuah pertemuan strategis berlangsung di Gedung E Kemenbud, Senayan. Pertemuan tersebut melibatkan Menteri Kebudayaan RI, Fadli Zon, dan Bupati Bulukumba, Andi Muchtar Ali Yusuf. Agenda utamanya adalah pembahasan mengenai pengembangan ekosistem budaya di Bulukumba, Sulawesi Selatan.

Menbud Fadli Zon menekankan pentingnya pelestarian tradisi pembuatan kapal pinisi, yang merupakan salah satu budaya khas Bulukumba. Karena seni pembuatan kapal pinisi telah resmi ditetapkan sebagai Warisan Budaya Takbenda UNESCO, Menteri Fadli menegaskan bahwa tradisi ini wajib dijaga kelestariannya. “Hal ini bisa menjadi unsur budaya yang harus kita lestarikan,” ungkap Menteri Fadli, merujuk pada status UNESCO pinisi. dikutip dari laman resmi kemenbud pada hari Kamis (9/10/2025)

Upaya pelestarian budaya pinisi, dijelaskan lebih lanjut oleh Menteri Kebudayaan, dapat dilakukan dengan berbagai cara, seperti melalui festival budaya dan pembangunan museum. Melalui langkah-langkah ini, potensi ekonomi kreatif yang bermanfaat bagi masyarakat sekitar dapat dimunculkan. Menteri Fadli bahkan mencontohkan, “Seingat saya, pinisi yang dipamerkan di sana juga dibuat dari Bulukumba juga. Kita punya museum yang berhubungan dengan pinisi, namanya Museum Maritim di Belitung.” Hal ini, lanjutnya, membuktikan potensi budaya sekaligus ekonomi kreatif Bulukumba.

Menteri Fadli optimis bahwa kawasan Bulukumba bisa bertransformasi menjadi destinasi pariwisata berbasis budaya di Sulawesi. Ia menyebut Desa Adat Ammatoa memiliki potensi untuk menjadi sumber pendapatan berbasis kebudayaan, serupa dengan Suku Masai di Afrika. “Supaya wisatawan bisa lebih banyak yang datang ke sana, Budaya di Bulukumba perlu diamplifikasi. Desa adat juga bisa menjadi sumber pendapatan bagi masyarakat sekitar,” tambah Menbud.

Bupati Bulukumba, Andi Muchtar Ali Yusuf, turut hadir untuk menegaskan komitmen daerahnya dalam melestarikan budaya pembuatan kapal pinisi. Ia menjelaskan bahwa “Semua pinisi dibuat di Bulukumba,” dan menambahkan bahwa kapal-kapal pinisi tersebut sudah banyak dipesan dari luar negeri, termasuk negara-negara seperti Amerika, Jerman, Prancis, hingga Australia.

Menteri Kebudayaan didampingi oleh beberapa pejabat, yakni: B.R.A Putri Woelan Sari Dewi, Staf Khusus Menteri Bidang Hukum dan Kekayaan Intelektual; Anindita Kusuma Listya, Staf Ahli Menteri Bidang Ekonomi dan Industri Kebudayaan; dan Yayuk Sri Budi Rahayu, Direktur Pemberdayaan Nilai Budaya dan Pelindungan Hak Kekayaan Intelektual.

Menbud Fadli menutup dialog dengan harapan besar. “Mudah-mudahan semakin banyak wilayah di Indonesia yang dapat mengembangkan potensi budaya dan pariwisatanya, termasuk Bulukumba,” pungkasnya, berharap Bulukumba menjadi pionir dalam pengembangan budaya dan pariwisata yang terkenal hingga mancanegara. (oca)

Dapatkan berita terupdate beritapopuler.co.id di: