BERITAPOPULER.CO.ID, YOGYAKARTA– Ramai sebuah video berdurasi 23 detik di X yang rekam aksi oknum anggota polisi yang tilang para petani saat pergi ke sawah dan kebun.
Terlihat latar tempat dalam video tersebut adalah areal persawahan yang tak ada rambu-rambu lalu lintas.
Sejumlah anggota polisi di Yogyakarta melakukan tindakan razia di tempat yang terbilang tak biasa.
Bukan jalan raya atau tempat umum, para polisi Yogyakarta tersebut melakukan razia di sekitaran sawah.
Adapun yang menjadi target dari razia tersebut adalah para petani yang kerap membawa hasil sawah mereka dengan menggunakan sepeda motor.
Tindakan razia di sekitaran sawah itu pun viral di media sosial usai diunggah akun instagram @medsos_rame Sabtu (19/10/2024).
Dalam video yang beredar terlihat para sejumlah anggota polisi berseragam sedang berdiri di jalan kecil sekitaran sawah.
Dipaparkan pengunggah video, para polisi tersebut tengah melakukan razia terhadap motor para petani yang digunakan pergi ke sawah.
“Sebuah video viral yang diunggah oleh akun tiktok visualchord dengan narasi polisi razia kendaraan petani di sawah, menuai beragam komentar dari para netizen,” papar akun tersebut.
Memang dalam video terlihat sejumlah motor petani yang membawa hasil sawah berhenti di pinggiran jalan.
Adapun hasil sawah tersebut dibawa dengan cara ditumpuk dan diikat pada bagian belakang motor.
Memang tampak beberapa petani yang mengendarai motor mereka tanpa menggunakan pengaman seperti helm.
Kondisi beberapa motor pun memang terbilang kurang memenuhi standar keselamatan.
Namun tak sedikit pula para pengendara sepeda motor yang tetap melaju tanpa hambatan meski adanya para polisi sedang berjaga.
Tindakan para polisi yang disebut sedang melakukan razia hingga ke sawah ini pun ramai menuai beragam komentar dari warganet.
Tak sedikit warganet yang menganggap tindakan razia hingga menyasar persawahan itu kurang tepat.
“Sri S : baru kali ini razia kok disawah,”
“dualadyss : Yo mesakno PK tani to PK, GK mungkin Ng sawah Gowo helm,”
“Abdul Sakir : kurang sengsara apa si petani,”
“Sholikin : pak kapolri tlg anggota mana itu klo kurang gajinya rakyat indoneaia mau iuran rp 1000 untuk gaji polisi,”
“Edy Chusnanto : sesekali lah operasi koruptor di senayan,lebih gede lo hasilnya,”
“Aribowo : mantap pakk,rajin rajin ya pak cari nafkahnya,”
Timpal sejumlah warganet dalam kolom komentar unggahan tersebut. (*)








