Scroll untuk baca artikel
Ads Beritapopuler.co.id 325x300
Daerah

Sudah Ditemukan! Pieter Huistra Identifikasi Kendala PSS Sleman

×

Sudah Ditemukan! Pieter Huistra Identifikasi Kendala PSS Sleman

Sebarkan artikel ini
Pelatih PSS Sleman Pieter Huistra. (Foto: dok.MO PSS Sleman)

BERITAPOPULER.CO.ID, Sleman – PSS Sleman resmi menunjuk Pieter Huistra sebagai pelatih baru menggantikan Mazola Junior. Huistra akan memimpin tim menghadapi 11 pertandingan tersisa di Liga 1 2024/2025. Pada Rabu (19/2), Huistra langsung memimpin sesi latihan perdana di Pekembinangun, Sleman.

Menurut Huistra, tim tidak punya waktu lama untuk memperbaiki performa pascakekalahan dalam empat laga terakhir. “Sebuah kesulitan yang hadir saat datang melatih di tengah perjalanan sebuah kompetisi. Kami hanya memiliki waktu singkat untuk mengenal para pemain, mengenal personel-personel yang ada di tim ini,” ujarnya.

PSS Sleman akan menghadapi Malut United pada pekan ke-24, Minggu (23/2). Huistra menekankan pentingnya meningkatkan intensitas latihan untuk meraih hasil positif. “Tidak ada pilihan selain harus melakukan lompatan besar dengan menjalankan intensitas latihan untuk meraih hasil yang mengesankan,” ujarnya.

Pieter Huistra juga menyadari besar tantangan yang dihadapinya, terutama untuk menghindari zona degradasi. “Langkah awal dan sangat jelas, yakni menolak menjadi bagian dari tim zona degradasi. Tentunya kami harus lepas dari jeratan tersebut,” ucapnya.

Dia menambahkan bahwa 11 pertandingan terakhir adalah “partai final” yang harus dimenangi untuk keluar dari zona degradasi. “Hal tersebut membuat saya harus bekerja secara efektif, memberikan motivasi kepada tim dan tim juga harus bisa memotivasi dirinya sendiri dan segera mendapatkan poin. Itulah hal krusial untuk situasi saat ini,” tandasnya.

PSS Sleman saat ini berada di peringkat 17 klasemen sementara dengan 19 poin dari 23 laga. Huistra mengungkapkan alasan menerima tawaran melatih PSS Sleman. “Menurut sudut pandang saya pribadi, PSS Sleman adalah nama besar di sepak bola Indonesia. Seperti raksasa tidur yang menjadi salah satu tim tradisional di Indonesia. Sebuah kehormatan bagi saya menerima pekerjaan di sini. Selain hal tersebut, saya dalam posisi tidak melatih tim manapun kemudian hadir di sini,” ujarnya.(lis)

Dapatkan berita terupdate beritapopuler.co.id di: