Scroll untuk baca artikel
Ads Beritapopuler.co.id 325x300
Populer

Ramai Peminat, Kementerian Agama Akan Adakan Nikah Massal Gratis Seluruh Indonesia

×

Ramai Peminat, Kementerian Agama Akan Adakan Nikah Massal Gratis Seluruh Indonesia

Sebarkan artikel ini
Menteri Agama, Prof. Nasaruddin Umar saat konferensi pers di Lobby Gedung Kementrian Agama, Thamrin, Menteng, Jakarta, Jumat (4/7/2025). (Foto: Beritapopuler)

BERITAPOPULER.CO.ID, JAKARTA – Menteri Agama, Prof. Nasaruddin Umar mengatakan, nikah massal gratis yang dilakukan oleh pihaknya diminati oleh masyarakat. Hal tersebut disampaikan saat konferensi pers di Lobby Gedung Kementrian Agama, Thamrin, Menteng, Jakarta, Jumat (4/7/2025).

Diketahui, Kementerian Agama (Kemenag) memang menggelar Nikah Massal Gratis bagi 100 pasangan se-Jabodetabek di Masjid Istiqlal, Jakarta, pada Sabtu (28/6/2025) lalu. Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian Peaceful Muharam 1447 Hijriah. “Nikah massal ini ternyata memiliki peminat yang luar biasa,” katanya.

Oleh karena itu, Prof. Nasaruddin Umar pun minta agar dalam waktu dekat, kegiatan serupa bisa dilakukan di seluruh Indonesia. “Banyak laporan yang masuk kepada kami bahwa kegiatan ini sangat membantu masyarakat,” jelasnya.

Ia menyebut, bahwa nikah massal ini sangat membantu masyarakat untuk melangsungkan ibadah tersebut. Apalagi bagi mereka yang belum memiliki materi yang cukup untuk melaksanakan nikah.

“Kita bisa bayangkan, saat ini orang ingin menikah secara normal saja, minimal harus menyiapkan sekitar 5 juta rupiah. Tanpa uang sebesar itu, sulit untuk melangsungkan akad nikah,” jelasnya.

Dengan adanya nikah massal ini, kata dia, seluruh proses pernikahan ditanggung oleh Kementerian Agama. Mulai dari biaya akad nikah, salon kecantikan, mas kawin, penginapan di hotel semalam, hingga bimbingan pranikah, semuanya difasilitasi.

“Peminatnya sangat tinggi. Bila kita kalkulasi, sekitar 2,2 juta orang menikah setiap tahun. Jika masing-masing mengeluarkan 5 juta, maka totalnya mencapai angka triliunan rupiah. Dengan nikah massal, banyak yang tidak memiliki kemampuan finansial dapat terbantu,” katanya.

Prof. Nasaruddin Umar juga menyebut, program nikah massal gratis ini juga berdampak positif sosial masyarakat. Hal itu karena akan menghindari dari potensi melakukan “kumpul kebo”.

“Daripada mereka melakukan kumpul kebo atau perzinahan, lebih baik kita fasilitasi secara resmi. Alhamdulillah, ini adalah terobosan yang luar biasa dari Kementerian Agama, dan akan terus kita lanjutkan ke depan,” ujarnya. (zam)

Dapatkan berita terupdate beritapopuler.co.id di: