Scroll untuk baca artikel
Ads Beritapopuler.co.id 325x300
Daerah

Mendikdasmen Mencatat 114 Sekolah Rusak Terdampak Banjir Bekasi

×

Mendikdasmen Mencatat 114 Sekolah Rusak Terdampak Banjir Bekasi

Sebarkan artikel ini
Berbagai barang ditumpuk dan dijemur di halaman SMAN 21 Bekasi, Kamis (6/3/2025). Para guru SMAN 21 Bekasi mengaku kebingungan setelah tetap mendapat perintah Gibran untuk tetap menggelar ujian padahal gedung sekolah terdampak banjir.

BERITAPOPULER.CO.ID, JAKARTA- Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu’ti, mencatat sebanyak 114 gedung sekolah di Kota dan Kabupaten Bekasi terdampak banjir yang terjadi pada Selasa, 4 Maret 2025. 

Ratusan gedung sekolah yang mengalami kerusakan itu merata dari mulai tingkat SD hingga SMA dan sederajat.

Perincian gedung sekolah yang rusak di Kota Bekasi antara lain, 45 SD, 5 Sekolah Luar Biasa (SLB), 5 SMA, 5 SMK, dan 3 SMP. Sementara di Kabupaten Bekasi, 45 SD, 2 SLB, dan 4 SMA. 

“Jadi total untuk Kabupaten dan kota Bekasi itu ada 114 yang terdampak,” kata Abdul saat meninjau salah satu gedung sekolah yang terdampak banjir di Bekasi, Kamis, 6 Maret 2025.

Abdul mengatakan, kerusakan yang terjadi di 114 gedung sekolah itu kondisinya beragam mulai dari ringan hingga berat. Oleh karena itu, pihaknya akan memberikan bantuan menyesuaikan dengan kebutuhan pada sekolah tersebut.

Namun dia menegaskan bahwa upaya perbaikan pada sejumlah bangunan sekolah terdampak tidak bisa dilakukan hanya mengandalkan pemerintah pusat. 

“Jadi nanti kita lihat mana yang bisa dikerjakan oleh pemerintah pusat, mana yang pemerintah provinsi, kabupaten dan kota,” kata dia.

Adapun Abdul Mu’ti juga menyampaikan, bahwa sejauh ini pihaknya telah menyalurkan bantuan berupa barang maupun dana ke sekolah-sekolah yang terdampak. Bantuan tersebut di antaranya 100 paket family kit, 50 paket school kit untuk PAUD, SD 50 paket, SMP 75 paket, dan SMA 25 paket.

“Kemudian juga ada bantuan voucher untuk PAUD 10 voucher masing-masing Rp 25 juta, kemudian SD 4 voucher masing-masing Rp 20 juta, SMP 10 voucher masing-masing Rp 25 juta, SMA 10 voucher masing-masing Rp 25 juta,” katanya.

Banjir merendam Kota dan Kabupaten Bekasi sejak Selasa lalu. Luapan air sungai kali ini disebut lebih parah dari banjir yang pernah terjadi pada 2020 lalu. Dari 12 kecamatan yang ada di Kota Bekasi, 8 di antaranya terendam banjir. “Pagi ini, Kota Bekasi lumpuh,” kata Tri pada Selasa, 4 Maret 2025. (*)

Dapatkan berita terupdate beritapopuler.co.id di: