Scroll untuk baca artikel
Ads Beritapopuler.co.id 325x300
Daerah

Larangan Study Tour di Jawa Barat, TMII Tetap Optimis Capai Targer Pengunjung

×

Larangan Study Tour di Jawa Barat, TMII Tetap Optimis Capai Targer Pengunjung

Sebarkan artikel ini
Larangan Pemerintah Provinsi Jawa Barat terhadap kegiatan Study Tour (foto: dok.Megapolitan)

BERITAPOPULER.CO.ID JAKARTA – Larangan Pemerintah Provinsi Jawa Barat terhadap kegiatan karyawisata atau “study tour” di sekolah berdampak pada penurunan jumlah pengunjung di Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Jakarta Timur.

Ratri Paramita Direktur Komersial TMII, mengungkapkan bahwa pihaknya telah menerima beberapa pembatalan kunjungan dari daerah di Jawa Barat yang sebelumnya telah melakukan pemesanan tiket.

“Tahun ini ada (pembatalan), jadi kami sudah ada terbooking dari beberapa di Jawa Barat untuk pesantren kilat kami juga sudah dibatalkan juga. Saya tidak bisa bilang jumlahnya (pembatalan), tapi ya cukup terdampak buat kami yang di grup edukasi. Sekitar ratusan,” ungkap Ratri di kutip dari ANTARA, Rabu (12/2/2025).

Lanjut Ratri, pihak TMII akan mematuhi kebijakan Pemprov Jawa Barat terkait pembatalan kunjungan “study tour”. Ia menyebutkan bahwa sebagian besar pengunjung TMII adalah siswa dari Jawa Barat yang melakukan kunjungan dalam rangka kegiatan “study tour”.

“Karena memang kalau grup sekolah kami banyak yang dari Depok, Bekasi, bahkan dari Bandung juga banyak. Tapi ya sudah kita mengikuti aturan yang ada. Kami juga sudah menjalin kerja sama dengan kereta api cepat ‘Whoosh’ untuk mengakomodir wisatawan asal Jawa Barat,” ungkap Ratri.

Ratri menyanyangkan atas kebijakan Pemprov Jawa Barat tersebut. Sementara itu, pihak TMII menetapkan target pengunjung sebanyak 500 ribu orang selama periode Ramadhan hingga Lebaran 2025.

Ratri yakin target tersebut dapat dicapai mengingat TMII selalu dipadati pengunjung saat Lebaran. Selain itu, TMII juga telah mempersiapkan berbagai festival untuk merayakan Ramadhan dan Lebaran.

Sebelumnya, Kantor Cabang Dinas (KCD) Pendidikan Wilayah VI Jawa Barat telah menyebarkan surat edaran dari Gubernur Jawa Barat yang melarang pelaksanaan karyawisata atau “study tour” di sekolah, termasuk di daerah Cianjur.

Nonong Winarni, Kepala KCD Pendidikan Wilayah VI Jabar, mengungkapkan bahwa sebelum Gubernur Jabar Dedi Mulyadi dilantik, Dinas Pendidikan (Disdik) Jabar telah mengeluarkan surat edaran tentang larangan study tour, yang kemudian diperkuat dengan kebijakan Gubernur Jabar.

“Kami mendukung larangan tersebut, bahkan surat edaran sudah di kirim ke sekolah di wilayah IV agar dipatuhi dan sekolah diminta melakukan penyesuaian atas kebijakan Gubernur Jabar,” ungkap Nonong. (Kia)

Dapatkan berita terupdate beritapopuler.co.id di: