Scroll untuk baca artikel
Ads Beritapopuler.co.id 325x300
Daerah

Kronologi Kasus Penyiraman Air Keras Mahasiswi di Yogyakarta, Pelaku Adalah Mantan Kekasih

×

Kronologi Kasus Penyiraman Air Keras Mahasiswi di Yogyakarta, Pelaku Adalah Mantan Kekasih

Sebarkan artikel ini

BERITAPOPULER.CO.ID, YOGYAKARTA- Belakangan ini, media sosial dihebohkan dengan kasus penyiraman air keras yang menimpa seorang mahasiswi di Yogyakarta. Berdasarkan narasi yang beredar di media sosial, peristiwa tersebut terjadi saat malam Natal.  

“Terjadi tindak pidana penyiraman air keras kepada seorang mahasiswi asal Ketapang di kosnya pada malam Natal di kos-kosan daerah Baciro dan korban dilarikan ke rumah sakit Sardjito,” tulis akun X @merapi_uncover dikutip Sabtu (28/12/2024).  

Menurut keterangan, insiden itu terjadi saat korban baru selesai mandi dan bersiap untuk beribadah. Kemudian tiba-tiba seorang pria masuk ke kamar dan menyiram air keras ke wajah korban.  

Korban sontak berteriak histeris dan membuat penghuni kamar kos lain berhamburan. Seorang saksi menyebut pelaku lari menggunakan sepeda morot. serentak teman kosnya lari keluar kamar dan melihat pelaku sudah lari menggunakan motor. 

“Jadi posisinya saya di kamar Pak, pintu saya tutup dan kunci saya kurang tau bagaimana pelaku bisa masuk. Lalu gak lama kemudian, tiba-tiba korban teriak histeris sepertinya pagar dalam kondisi terbuka, karena ada yang keluar lupa tutup pagar,” ujar teman satu kos korban.  

“Kamar korban itu dalam kondisi tidak terkunci dan kunci pintu itu di luar kamar, lalu korban teriak saya langsung keluar kamar pergi ke kamar dia tapi pas saya keluar pelakunya sudah pergi, ada mas-mas di depan kos kami yang ngeliat pelakunya lari panik, pokoknya pakai mantel abu-ape pake masker pake helm hitam,” imbuhnya. 

Rupanya pelaku penyiraman hanya seorang suruhan. Otak di balik penyiraman berinisial B, mahasiswa S2 hukum di salah satu universitas swasta. 

B sendiri merupakan mantan kekasih korban yang sudah diputus sejak Agustus 2024. B berkali-kali ingin kembali pada korban namun selalu ditolak hingga menyimpan dendam.  

“Otak atau dalang penyiraman adalah yang berbaju orange berinisial (B) merupakan salah 1 mahasiswa S2 hukum disalah satu kampus swasta di Jogja. Si Pelaku (B) membayar yang si pelaku yang berkaos hitam (penjaga Burjo) untuk melakukan eksekusi penyiraman kepada korban,” tulis akun tersebut.  

Kronologi Pihak Kepolisian

Kasat Reskrim Polresta Yogya Kompol Probo Satrio menjelaskan motif B menyuruh orang untuk menyiram mantan pacarnya dengan air Keras karena saat diajak balikan korban menolak terus. Pelaku dan korban sudah berpacaran sejak 2021 dan putus Agustus 2024. 

“B ini asal Kalimantan Barat sama kayak korban. B ini mantan pacarnya (korban), pacaran sejak 2021, terus putus Agustus 2024,” jelasnya, dikutip dari detikJogja Sabtu (28/12/2024).  

Lebih lanjut, Probo mengungkapkan, B merupakan salah satu mahasiswa S-2 di salah satu perguruan tinggi di Yogya. B disebut terus mengajak korban balikan, namun selalu ditolak. 

“Pelaku merupakan mahasiswa S-2 salah satu perguruan tinggi Yogya. Pelaku tidak terima pacarnya memutuskan hubungan dan datang ke kos korban supaya balikan lagi,” jelasnya. 

“Namun korban tetap tidak mau, akhirnya ada ancaman dari pelaku intinya kalau mereka tidak bersatu sakit ya sakit semua, sama-sama merasakan, hancur ya hancur semua,” ujar Probo. 

B kemudian membuat postingan di Facebooknya seolah-olah mencari orang untuk diajak kerja sama apa pun. Bertemulah dengan S sebagai eksekutor dengan bayaran Rp 7 juta yang dibayar setelah menyelesaikan korban. 

B menghubungi S tepatnya pada Selasa (24/12), pukul 15.00 WIB. B memberi informasi korban berada di kos untuk persiapan ke gereja. Pelaku S datang jam 18.30 WIB sampai di kos korban. 

Karena pintu kos agak terbuka, S langsung buka pintu dan melihat korban selesai mandi mengenakan handuk, jelas Probo. 

“Langsung itu disiramkan udara keras kepada korban terkena ke muka dan sekujur tubuhnya,” lanjutnya. (*)

Dapatkan berita terupdate beritapopuler.co.id di: