Scroll untuk baca artikel
Ads Beritapopuler.co.id 325x300
Daerah

Esa Kembali ke Sekolah Setelah Viral Dijemput Polisi, Kini Bertekad Wujudkan Cita-Cita

×

Esa Kembali ke Sekolah Setelah Viral Dijemput Polisi, Kini Bertekad Wujudkan Cita-Cita

Sebarkan artikel ini
Esa Kembali ke Sekolah Setelah Viral Dijemput Polisi, Kini Bertekad Wujudkan Cita-Cita (Foto: Tribun Mataraman)

BERITAPOPULER.CO.ID, BLITAR – Nur Esa Anastasya (16) tampak malu-malu saat memasuki gerbang SMPN 2 Kademangan, Blitar, pada hari pertamanya bersekolah, Senin (21/10/2024). Esa, yang mengenakan seragam sekolah biru-putih dan berkerudung, diantar oleh Kasat Lantas Polres Blitar Kota, AKP Andang Wastiono, beserta sejumlah anggota kepolisian.

“Saya senang karena hari ini mulai sekolah lagi, dan saya akan belajar dengan baik. Terima kasih kepada bapak polisi, dinas, dan guru yang telah membantu saya untuk sekolah lagi,” ungkap Esa dengan semangat.

Kisah Esa menjadi sorotan publik setelah video dirinya dijemput oleh polisi di halaman SMAN 3 Kota Blitar viral di media sosial. Dalam video tersebut, Esa terlihat menangis dan mengungkapkan keinginannya untuk dijemput agar dapat pergi ke tempat bimbingan belajar. Ia sebelumnya tidak bersekolah dan tinggal bersama kakeknya, Sanidi (76), di Kecamatan Kademangan, Blitar.

Esa memiliki latar belakang yang menyentuh. Sejak kecil, ia ditinggalkan oleh sang ibu, Susanti, yang bekerja ke luar negeri. Ayahnya, Suhebi, diketahui tinggal di Kota Serang, Banten, dan setelah Esa tinggal bersamanya, ia mengalami perubahan besar dalam hidupnya, termasuk pindah ke pondok pesantren dan sekolah di Madrasah Tsanawiyah (MTs). Namun, ketika kelas 9, Esa putus sekolah dan kembali tinggal bersama kakeknya di Blitar.

Selama tinggal di Blitar, Esa mengaku ayahnya tidak pernah menjenguknya, dan ia mendengar kabar duka bahwa ayahnya meninggal dunia pada Februari 2024. Kejadian itu membuatnya merasa bingung dan putus asa mengenai masa depannya. “Saya punya cita-cita ingin jadi abdi negara, entah jadi TNI, polisi, atau PNS. Karena itu, saya mengirim pesan ke medsos Polres Blitar Kota, berharap mereka bisa membantu saya,” jelas Esa saat ditemui di rumah kakeknya.

Dari hasil koordinasi dengan Dinas Pendidikan Kabupaten Blitar, Esa akhirnya bisa melanjutkan pendidikan di SMPN 2 Kademangan. AKP Andang Wastiono, yang turut mengantar Esa pada hari pertama sekolahnya, berharap agar Esa bisa belajar dengan baik di sekolah. “Kami menitipkan Esa kepada Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Blitar, Adi Andaka, dan Kepala SMPN 2 Kademangan, Yuswo Waluyo,” ujarnya.

Sebagai dukungan, polisi juga memberikan bantuan sepeda untuk sarana berangkat dan pulang sekolah serta peralatan sekolah dari Dinas Pendidikan Kabupaten Blitar. “Kami mendapat informasi dari polisi mengenai Esa. Kami berusaha agar Esa bisa sekolah lagi, dan Alhamdulillah, sekarang Esa sudah kembali bersekolah,” kata Adi Andaka.

Kepala SMPN 2 Kademangan, Yuswo Waluyo, menjelaskan bahwa Esa akan masuk ke kelas 9, tetapi pihak sekolah masih menunggu rapor kelas 8, semester 2 dari sekolah sebelumnya di Kota Serang. “Kami masih menunggu rapor kelas 8, semester 2 milik Esa. Rencananya, Esa langsung masuk kelas 9, namun kami perlu memastikan semua dokumen lengkap,” pungkasnya.

Dapatkan berita terupdate beritapopuler.co.id di: