BERITAPOPULER.CO.ID, JAKARTA– Sebuah potongan video dari Entis Sutisna alias Sule menghebohkan khalayak. Cerita Sule itu diketahui bersumber dari Podcast Depan Pintu di akun YouTube Kaesang Pangarep by GK Gebat yang diunggah pada Sabtu (24/8/2024).
Dalam video itu, Sule bercerita dirinya pernah ditawari Raffi Ahmad untuk maju mencalonkan diri sebagai Wakil Walikota Bekasi. Tawaran itu disampaikan Raffi Ahmad melalui telefon pada pagi hari. Tawaran itu pun ditolak oleh Sule.
“Kemarin Raffi (nawarin–Red), untuk di Depok atau Bekasi ya. Walikota Bekasi. Raffi nelepon, mau nggak jadi Wakil Walikota. Hah, pagi-pagi jadi Wakil Walikota?” kata Sule disambut tawa oleh pembawa acara lainnya.
Ia melanjutkan, menurutnya itu mendadak sekali. Ia juga mengaku tidak tertarik. Potongan video tersebut kemudian viral setelah diunggah ulang di X. Netizen mencurigai Raffi Ahmad sebagai makelar dan calo pemimpin daerah.

Akun @SahabatFH_ misalnya, mendapat lebih dari 4,2 juta views dari video yang ia unggah pada Rabu (28/8/2024).
Dalam kolom komentar di Twitter/X, banyak netizen menyebut Raffi Ahmad sebagai calo pemimpin daerah hingga jadi makelar.
“Di video ini saya punya 2 persepsi: 1. Raffi Ahmad calo pemimpin daerah, 2. Raffi Ahmad punya kuasa menentukan Bakal Calon Pemimpin Daerah. Kemudian muncul satu lagi pertanyaan,apakah proses rekrutmen Marshel juga seperti ini?” tulis akun @vindi****.
“Bukan punya kuasa menentukan. He’s nothing kalo dalam dunia politik mah. Lebih tepatnya jadi makelar politik. Dia publik figur, dikenal luas masyarakat. Dan stakeholder parpol memanfaatkan situasi si Raffi untuk merekrut teman-teman artis yang dipandang punya suara,” tulis akun @dinna****.
Bahkan Mantan Sekretaris Kementerian BUMN Muhammad Said Didu menyoroti pernyataan Sule yang sempat ditawarkan menjadi pejabat daerah oleh Raffi Ahmad.
Said Didu beranggapan bahwa Raffi Ahmad bukan hanya sebagai influencer politik dinasti, namun juga makelar pejabat.
Seperti diketahui, Raffi Ahmad merupakan salah satu artis yang mendukung Gibran Rakabuming.
Ia juga kerap terlihat mendampingi Gibran saat blusukan ke suatu daerah.
“Ternyata selain influencer dinasti, makelar pejabat juga?” cuit Said Didu di akun X @msaid_didu.

Sebelumnya, beredar potongan video cerita Sule yang mengaku tiba-tiba ditawari Raffi Ahmad menjadi Wakil Wali Kota Bekasi.
Terbaru, dalam siniar Bocor Alus Politik diungkap bahwa sebelumnya, Raffi Ahmad sempat menawarkan kepada Irwansyah menjadi Calon Walikota mendampingi Marshel Widianto di Tangerang Selatan (Tangsel). Tawaran itu terjadi sebelum akhirnya Reza Patria mundur dari Calon Wakil Wali Kota Tangsel.
“Dia (Irwansyah, red) ditelpon tuh sama Raffi Ahmad. ‘Eh lu mau enggak jadi Calon Walikota Tangsel? berpasangan sama Marshel?’ Ya Irwansyah meminta waktu akhirnya menolak. Akhirnya pasangan Riza dan Marshel buyar,” ungkap Husein Abri Dongoran, dalam Podcast Bocor Alus Politik.
“Tapi Raffi Ahmad menarik juga tuh, ya. Di podcast lain juga jadi agency calon kepala daerah Bekasi,” imbuh Husein.
Sebelum sebutan calo ini, sebagian netizen di media sosial memulai ajakan untuk memboikot usaha milik Raffi Ahmad dan keluarganya.
Netizen menduga usaha hiburan RANS Entertainment serta bidang lainnya sering menjadi tempat cuci uang para pejabat yang dekat dengan Raffi Ahmad.
Dalam perbincangan itu, nama Kaesang, anak Jokowi juga disebut sebagai salah satu pemilik saham RANS Entertainment terbesar.
“Boikot brand-brand yang masih bekerja dan mendukung mereka, sama kaya kita ngeboikot starbucks,” tulis akun @wordfa***, yang mendapat lebih dari 7 juta penayangan di Twitter/X.
Seruan boikot ini muncul di media sosial Twitter/X sejak Sabtu (24/8/2024). Netizen juga beralasan Raffi Ahmad adalah influencer yang terlihat dekat dengan para pejabat nasional dan mendukung program-program mereka. (*)








