BERITAPOPULER.CO.ID, JAKARTA – Di tengah kesibukan kehidupan urban Jakarta, Komunitas Perempuan Ungu dan Selaras Berdaya berhasil menarik perhatian masyarakat dengan menggelar acara bertajuk “Gathering & Sharing: From Single to Couple Menuju Pernikahan dengan Sehat Mental.” Acara ini diselenggarakan pada Sabtu (26/10/2024), di Bowl Coffee Connection, Kecamatan Tebet, Jakarta Selatan, dan dihadiri oleh puluhan peserta yang terlibat dalam perjalanan emosional untuk menggali sisi batin mereka.
Acara dimulai dengan sambutan dari Ana Ayu Ikawati, seorang praktisi pemberdayaan diri yang dikenal inspiratif. Dalam pembukaannya, Ana menyampaikan pesan mendalam: “Cinta sejati dimulai dari diri sendiri.” Dalam suasana yang penuh empati, ia mendorong peserta untuk merenungkan hubungan mereka dengan diri sendiri sebelum menjalin cinta dengan orang lain. “Kita tidak bisa memberikan apa yang tidak kita miliki. Jika kita tidak mencintai diri sendiri, bagaimana kita bisa mencintai orang lain?” ungkapnya, yang segera memicu refleksi mendalam di kalangan hadirin.

Sesi selanjutnya, yang dipandu oleh Ineke Mahdi, membawa peserta untuk menjelajahi berbagai jebakan hidup yang sering kali tersembunyi. Dengan semangat yang membara, Ineke menyoroti bahwa banyak individu terjebak dalam pola pikir dan perilaku negatif akibat pengalaman masa lalu. “Siapa di sini yang merasa tidak cukup baik?” tanyanya, yang disambut anggukan dan tawa ringan dari peserta. “Kini saatnya kita memecahkan belenggu tersebut! Kita semua berhak bahagia dan merasakan cinta yang utuh!”
Ineke juga menekankan pentingnya mengenali jebakan hidup, seperti ketergantungan emosional dan rasa tidak berharga, yang sering kali menghalangi perjalanan cinta. “Menghadapi dan mengubah pola ini adalah langkah awal untuk menemukan kebahagiaan sejati!” serunya, disambut sorakan semangat dari peserta.
Sesi meditasi yang dipimpin Ineke menjadi salah satu momen paling berkesan, membawa peserta ke dalam suasana tenang. Dengan iringan musik lembut, Ineke membimbing peserta untuk menyelami luka batin mereka melalui meditasi bertajuk “Present Moment.” “Mari kita hening sejenak dan izinkan diri kita merasakan kedamaian yang kita cari selama ini,” ajaknya dengan lembut. Para peserta terhanyut dalam pengalaman mendalam, menyadari bahwa untuk mencintai orang lain, mereka perlu menyembuhkan diri sendiri terlebih dahulu.
Ineke mengakhiri sesi dengan refleksi yang menggugah: “Kesehatan mental bukan hanya untuk diri sendiri; ini adalah investasi untuk hubungan yang lebih baik. Mari kita menjadi versi terbaik dari diri kita, bukan hanya untuk pasangan, tetapi untuk diri kita sendiri!”
Acara ditutup oleh Ana Ayu Ikawati dengan pesan inspiratif: “Kita semua memiliki perjalanan unik masing-masing. Perjalanan ini tidak selalu mulus, tetapi yang terpenting adalah bagaimana kita terus bergerak maju, menyembuhkan luka, menerima diri, dan menemukan kebahagiaan dari dalam. Inilah yang dimaksud dengan kehidupan yang selaras dengan hati.” (*)








