BERITAPOPULER.CO.ID, TANGERANG SELATAN- Kasus penculikan anak di bawah umur alias bocah kembali viral di media sosial. Pelaku kini diburu polisi.
Penculikan bocah kali ini terjadi di Ciputat, Tangerang Selatan (Tangsel), sebagaimana dilihat Disway dari unggahan @seputartangsel di Instagram.
Dalam postingan tersebut bocah berinisial AN (9) dilaporkan hilang diduga karena diculik komplotan. AN disebut hilang diduga dibawa kabur seorang pria Senin, 23 September 2024, sekira pukul 15.30-17.00 WIB.
“Ada tugas buat netizen. Tolong pantau keberadaan adek ini. Namanya Azzahra Nahda Al Badr (9), siswi SDN Serua Indah 01, warga Jl Suka Mulya RT 01/RW 07 Serua Indah, Ciputat Tangsel. Dilaporkan dijemput orang tak dikenal sekitar pukul 15.30-17.00 WIB tadi. Pakaian terakhir yang dikenakan seragam merah putih SDN Serua Indah 01 dengan rompi merah,” tulis caption tersebut.
Disebutkan bahwa korban mulanya diajak ngobrol oleh terduga pelaku. Tak lama kemudian korban AN diduga diculik terduga pelaku menggunakan sepeda motor.
“Temennya ngeliat katanya ni anak diajak ngobrol sm laki2 pake motor merah,” ungkap @afifahestiawanti kepada @seputartangsel.
“Yang mengetahui mohon menghubungi Erlin (08568914559), kantor polisi terdekat atau DM @seputartangsel,” lanjut caption akun itu.
Dilansir dari Okezone.com Kepala UPTD Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Kota Tangsel Tri Purwanto, mendatangi kediaman korban pagi tadi. Pihaknya mendapati luka di bibir bocah malang itu.
“Ada luka di bibir, dua-duanya (atas dan bawah). Kita belum tahu, nanti nunggu hasil visum. Insya Allah hari ini kita langsung dampingi bikin laporan ke polisi,” jelasnya.
Dari modusnya, kata Tri, aksi pelaku mirip-mirip dengan kejadian serupa yang menimpa beberapa siswi SDN sebelumnya. Namun dia belum bisa memastikan apakah korban A juga turut mengalami pencabulan. “Itu nanti kita nunggu hasil visum, kita sudah kordinasi juga dengan unit PPA Polres,” tegasnya.
Teror penculikan itu kian membuat warga Tangsel resah. Mereka was-was lantaran polisi belum juga berhasil menangkap pelaku, padahal hingga saat ini sudah ada 3 kasus serupa yang dialami siswi SDN di Tangsel.
“Ya pasti ya kota sebagai warga resah, takut juga dengan anak-anak kita yang sekolah. Kenapa sampai saat ini kejadian terulang lagi, sementara polisi belum bisa nangkep pelakunya. Kota sebagai orang tua jadi nggak tenang, karena mikirin terus,” tutur Nanang, salah satu tokoh warga Serua, Ciputat.
Sementara Kapolsek Ciputat Timur, Kompol Kemas Arifin mengatakan bocah itu saat ini sudah ketemu.Kemudian, kronologi itu berawal saat korban berinisial AN pulang sekolah.
“Unit Reskrim Polsek Ciputat Timur dipimpin Kapolsek KOMPOL Dr.Kemas M.S Arifin, S.H., S.I.K., M.Si melakukan cek TKP Penculikan anak Pasal 83 UU RI No.35 tahun 2014 tentang Perlindungan Anak,” katanya.
Ia menerangkan pada hari Senin tanggal 23 September 2024 antara pukul 15.30 WIB s/d pukul 17.00 WIB, pada saat korban A.N (9) pulang Sekolah dan berjalan menuju Rumahnya tepat di depan Gg. H. Siman Jl. Suka Mulya RT. 001/007 Kel. Serua Indah Kec. Ciputat Kota Tangsel (TKP) korban ditanya oleh seorang laki-laki yang tidak dikenal dan mengatakan bahwa orang tua korban sedang berada dirumah sakit didaerah Parung.
“Sehingga korban mau untuk diajak oleh pelaku dan menaiki sepeda motor yang dikendarai oleh pelaku,” lanjutnya.
Kemudian kakak korban akhirnya melihat AN pada malam harinya.
“Sekira pukul 20.15 WIB kakak korban melihat korban sedang berjalan sendiri di samping SMPN 23 Tangsel yang berlokasi tidak jauh dari korban dijemput,” ujarnya.
Kasus ini kini ditangani oleh Satreskrim Polres Tangerang Selatan.
“Saat ini pelaku yang belum diketahui identitasnya tersebut masih dalam penyelidikan Satreskrim Polres Tangerang Selatan dan Unit Reskrim Polsek Ciputat Timur,” ucapnya.
“Kami kepolisian Polsek Ciputat Timur mengimbau kepada para orang tua yang memilki anak yang sekolah dasar agar lebih berhati-hati dan mengingatkan kepada anak agar tidak mudah percaya kepada orang asing yang baru dikenal,” bebernya. (*)








