BERITAPOPULER.CO.ID, JAKARTA– Sebuah potongan video yang memperlihatkan kotoran manusia berserakan di area tawaf Masjidil Haram, Mekkah, Arab Saudi, beberapa waktu lalu viral di media sosial.
Melalui unggahan akun Instagram @syarifahnatsir, tanah semakin berserakan di sekitar lokasi karena terinjak kerumunan orang yang tengah melakukan tawaf mengelilingi Kakbah.
Pemilik akun tersebut mengaku merekam kejadian tersebut saat sedang menunaikan ibadah umrah pada Kamis, 15 Agustus 2024.
Ia mengaku telah melaporkan kejadian tersebut kepada petugas. Namun, butuh waktu lama bagi petugas kebersihan untuk tiba di lokasi.
Sambil menunggu petugas kebersihan, dan untuk mencegah lebih banyak orang menginjak tanah, seorang pria kekar menggunakan dirinya sebagai tameng.
Lelaki itu terlihat berdiri di tengah area tawaf agar jemaah tidak menginjak tanah. Sesekali ia juga merentangkan tangannya agar jemaah menjauh dari area ditemukannya kotoran manusia.
“Ketika orang lain mendapat pahala karena tawaf, maka dia mendapat pahala karena mencondongkan badannya agar orang yang tawaf tidak terinjak tanah,” tulis pengunggah, dikutip Selasa, 10 September 2024 malam.
Hebatnya, aksi pria ini menginspirasi jemaah lainnya. Mereka saling berpegangan tangan membentuk lingkaran besar di tengah area tawaf.
Tidak lama kemudian, petugas kebersihan datang. Mereka bergegas mengangkat kotoran tersebut dan membersihkan area tawaf dengan mobil pembersih lantai.
Insiden ini memicu diskusi di media sosial tentang pentingnya menjaga kebersihan di tempat-tempat ibadah, terutama yang menjadi tujuan jutaan jemaah setiap tahunnya.
Banyak netizen mengungkapkan kekhawatiran mereka dan menyerukan agar pihak berwenang lebih responsif terhadap masalah kebersihan di kawasan Masjidil Haram.
Dengan semakin banyaknya jemaah yang datang untuk beribadah, diharapkan kejadian serupa tidak terulang. Pihak pengelola Masjidil Haram diharapkan dapat meningkatkan pengawasan dan respon terhadap kebersihan agar lingkungan ibadah tetap nyaman dan suci bagi semua pengunjung.
Dalam area tawaf, menjaga kebersihan adalah prioritas utama agar ibadah dapat dilakukan dengan khusyuk dan tanpa gangguan. (*)








