BERITAPOPULER.CO.ID, LONDON – Vatikan mengumumkan pada Senin (10/03), bahwa Paus Fransiskus memberikan respons positif terhadap pengobatan pneumonia ganda.
Meskipun masih menjalani perawatan di Rumah Sakit Gemelli, Roma, Vatikan menyatakan bahwa kondisi Paus terus mengalami peningkatan selama proses pengobatan.
“Perbaikan yang tercatat dalam beberapa hari terakhir semakin menguat, sebagaimana dikonfirmasi oleh hasil tes darah, pemeriksaan klinis, serta respons positif Paus terhadap terapi farmakologi,” ungkap Vatikan dalam pernyataan yang resmi.
Karena perkembangannya positif, tim medis meningkatkan prognosis. Namun, Paus Fransiskus tetap dirawat beberapa hari lagi karena kondisi klinisnya yang kompleks.
Vatikan menyatakan pada Senin pagi, bahwa Paus Fransiskus, 88 tahun, menjalani malam yang tenang dan tetap dalam pengawasan medis.
Paus Fransiskus dirawat di Rumah Sakit Gemelli pada 14 Februari.
Paus Fransiskus terpilih sebagai penerus Paus Benediktus XVI pada 13 Maret 2013, saat berusia 76 tahun, dan memilih nama Fransiskus.
Pada 2022, Paus Fransiskus batal ke Afrika akibat masalah lutut yang memaksanya memakai tongkat atau kursi roda.
Pada Maret 2023, Paus Fransiskus dirawat di rumah sakit Roma karena infeksi pernapasan. Beberapa bulan setelahnya, ia menjalani operasi hernia.
Awal tahun ini, Vatikan melaporkan Paus Fransiskus jatuh di kediamannya dan mengalami cedera ringan di lengan kanan.
Di usia 21 tahun, Paus Fransiskus menjalani operasi pengangkatan sebagian paru karena pneumonia parah dan kista. Pengalaman itu menginspirasinya bergabung dengan Serikat Yesus (Jesuit). (jek).








