Scroll untuk baca artikel
Ads Beritapopuler.co.id 325x300
Trend

Ra Fahmi Ajak Gus Hilman Ambil Peran Strategis dalam Reformasi Pendidikan

×

Ra Fahmi Ajak Gus Hilman Ambil Peran Strategis dalam Reformasi Pendidikan

Sebarkan artikel ini
Muhammad Hilman Mufidi dalam acara reses bersama Ketua DPC PKB sekaligus Wakil Bupati Probolinggo, Fahmi AHZ. (FOTO:Dok.beritapopuler)

BERITAPOPULER.CO.ID, PROBOLINGGO – Upaya meningkatkan rata-rata lama sekolah di Kabupaten Probolinggo menjadi tantangan besar yang tidak dapat diselesaikan oleh satu pihak saja. Anggota Komisi X DPR-RI, Muhammad Hilman Mufidi atau yang akrab disapa Gus Hilman, menegaskan pentingnya sinergi lintas sektor yang melibatkan pemerintah daerah, provinsi, hingga pusat untuk mewujudkan pendidikan yang lebih baik bagi masyarakat.

Dalam reses yang digelar di Kota Probolinggo pada Jumat (21/3/2025) sore, Gus Hilman menegaskan bahwa keberhasilan sektor pendidikan sangat bergantung pada kerja sama erat antara eksekutif dan legislatif. Hadir dalam forum tersebut Ketua DPC PKB sekaligus Wakil Bupati (Wabup) Probolinggo, Lora Fahmi AHZ, yang turut mengamini pentingnya langkah kolaboratif dalam mengatasi permasalahan pendidikan di daerahnya.

“Kita tidak bisa berjalan sendiri. Harus ada kerja sama erat antara pemerintah daerah, provinsi, dan pusat, termasuk kami di legislatif, untuk menghadirkan solusi nyata bagi dunia pendidikan di Kabupaten Probolinggo,” ujar Gus Hilman, politisi muda berbakat berusia 24 tahun yang mewakili daerah pemilihan Pasuruan-Probolinggo.

Wakil Bupati Probolinggo, Ra Fahmi, menyoroti kondisi Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kabupaten Probolinggo yang masih tergolong rendah, terutama dalam aspek pendidikan. Tantangan utama yang dihadapi adalah rendahnya rata-rata lama sekolah, yang menurut data Badan Pusat Statistik (BPS), hanya mencapai 6,31 tahun. Angka ini setara dengan pendidikan hingga tingkat sekolah dasar dan menjadikan Kabupaten Probolinggo sebagai daerah dengan rata-rata lama sekolah tersingkat keempat di Jawa Timur.

Sebagai perbandingan, tiga daerah dengan rata-rata lama sekolah lebih rendah dari Probolinggo adalah Sumenep (6,1 tahun), Bangkalan (6,01 tahun), dan Sampang (5,08 tahun). Data ini menunjukkan betapa pentingnya intervensi serius dalam sektor pendidikan guna meningkatkan kualitas sumber daya manusia di wilayah tersebut.

Melihat kondisi ini, Ra Fahmi secara langsung mengajak Gus Hilman untuk mengambil peran strategis dalam mengatasi tantangan pendidikan di Kabupaten Probolinggo. Sebagai anggota Komisi X DPR-RI yang membidangi pendidikan, Gus Hilman memiliki akses dan kapasitas untuk mempercepat perubahan kebijakan serta menghadirkan program-program pendidikan yang lebih inklusif dan berkelanjutan.

Harapan besar masyarakat Probolinggo kini tertuju pada kolaborasi antara pemerintah daerah dan pusat untuk menciptakan solusi yang konkret. Dengan dukungan penuh dari berbagai pihak, diharapkan angka rata-rata lama sekolah di Probolinggo dapat meningkat, sehingga kualitas pendidikan dan daya saing generasi muda di wilayah ini semakin baik.

Dapatkan berita terupdate beritapopuler.co.id di: