Scroll untuk baca artikel
Ads Beritapopuler.co.id 325x300
Trend

Perdana, MTQ Nasional ke-XXX Berbasis Digital Akan dibuka Presiden Jokowi

×

Perdana, MTQ Nasional ke-XXX Berbasis Digital Akan dibuka Presiden Jokowi

Sebarkan artikel ini
Konferensi pers MTQ Nasional ke-XXX. (FOTO: dok. BP)

BERITAPOPULER.CO.ID, JAKARTA – Presiden Republik Indonesia (RI) Joko Widodo (Jokowi) direncanakan akan membuka Musabaqah Tilawatil Qur’an atau MTQ Nasional ke-XXX yang akan diselenggarakan di Samarinda Kalimantan Timur pada 6-16 September 2024.

“InsyaAllah akan dibuka oleh Presiden Jokowi,” ucap Direktur Penerangan Agama Islam (Penais) Kementerian Agama (Kemenag), Ahmad Zayadi dalam konferensi pers MTQ Nasional ke-XXX di Jakarta pada Senin (2/9/2024).

Dalam keterangannya, Zayadi mengatakan Presiden Jokowi akan hadir bersama Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Qoumas di acara MTQ Nasional ke-XXX yang akan diikuti 1.998 peserta yang berasal dari 35 Provinsi di Indonesia.

“Peserta sebanyak 1.998 yang terdiri dari 1.567 peserta inti dan 431 peserta cadangan yang berasal dari 35 Provinsi kecuali Provinsi Papua Pegunungan, Papua Tengah dan Papua Selatan,” kata Zayadi.

MTQ Nasional Pertama Berbasis Digital

Dalam kesempatan yang sama, Staf Khusus Menteri Agama (Menag), Wibowo Prasetyo mengungkapkan MTQ Nasional ke-XXX menjadi MTQ Nasional pertama yang berbasis digital dari awal pendaftaran hingga pemberian sertifikat secara digital.

Konferensi pers MTQ Nasional ke-XXX. (FOTO: dok. BP)

“Yang menarik dalam penyelenggaraan MTQ Nasional ke-XXX yaitu diawalinya dengan serba digital,” ucap pria yang akrab disapa Gus Bowo dalam konferensi persnya bersama Direktur Penais Kemenag Ahmad Zayadi.

Sebagai bagian dari tujuh program Prioritas Kemenag, lanjut Gus Bowo, transformasi digital ini menjadi suatu keharusan yang diterapkan dalam kegiatan MTQ Nasional ke-XXX.

“Ini kita ikhtiarkan segalanya serba digital. Inilah harapan dari Kemenag bahwa proses transformasi digital sudah berjalan sesuai peta jalan Kemenag,” lanjut Gus Bowo.

“Seluruh proses transformasi digital sudah dilakukan di seluruh satuan kerja (satker) Kemenag, tujuannya untuk membantu dan mengefektifkan semua layanan di Kemenag,” sambungnya.

Gus Bowo menjelaskan, sesuai harapan pemerintah, tahun 2045 semua sudah terdigital. “Ini harapan kita semua karena akan membantu semua layanan. Terkait dengan MTQ ini sudah dimulai,” jelasnya.

Ahmad Zayadi menjelaskan bahwa proses pendaftaran sudah mulai digital hingga sertifikat pun dalam bentuk digital juga. “Pertama E-MTQ, digunakan untuk pendaftaran dan verifikasi peserta dari Provinsi. Sistem ini harapannya adalah data peserta terverifikasi dengan akurat dan sangat valid,” jelas Zayadi.

Ia juga mengungkapkan, terkait pendaftaran dan verifikasi, pihaknya bekerjasama dengan Direktorat Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Ditjen Dukcapil) Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) untuk memimalisir kecurangan data peserta.

“Kepesertaan akan diikuti oleh 1998 peserta yang terdiri dari 1567 peserta inti dan 431 peserta cadangan sehingga tidak boleh ada peserta lain di luar cadangan itu. Jumlah ini berasal dari 2377 peserta dan dilakukan verifikasi dan validasi bersama Ditjen Dukcapil,” ungkap Zayadi.

“E-MTQ ini akan mengurangi dan meminimalisir potensi kecurangan peserta dalam rangka meningkatkan kualitas,” sambungnya.

Selain E-MTQ, Kemenag juga hadirkan terobosan barunya yang disebut E-Scooring. Sistem ini bertujuan memberikan informasi skor secara langsung (real time). “Semua hadirin yang menyaksikan lomba di MTQN bisa melihat skor secara realtime tanpa harus menunggu lama,” imbuh Zayadi.

Zayadi juga telah menyediakan E-Makro, sistem bank soal yang dipersiapkan untuk MTQN ke-XXX yang akan digelar di Samarinda, Kalimantan Timur pada 6 – 16 September 2024 mendatang. “Ada 5.230 soal yang akan disodorkan ke peserta secara acak,” terangnya.

Terakhir, ia juga telah mempersiapkan tayangan live streaming selama acara berlangsung dari awal hingga akhir MTQN ke-XXX. “Akan dilakukan live streaming, kita siarkan melalui Bimas Islam TV dengan harapannya meningkatkan akuntabilitas dan obyektif,” tandasnya.

Dapatkan berita terupdate beritapopuler.co.id di: