Scroll untuk baca artikel
Ads Beritapopuler.co.id 325x300
Trend

Kronologi 2 Residen PPDS Anestasi yang Diduga Membius dan Memperkosa Penjaga Pasien di Rumah Sakit

×

Kronologi 2 Residen PPDS Anestasi yang Diduga Membius dan Memperkosa Penjaga Pasien di Rumah Sakit

Sebarkan artikel ini
Ilustrasi

BERITAPOPULER.CO.ID, JAKARTA– Program Pendidikan Dokter Spesialis atau PPDS Anestasi kembali menjadi sorotan. Dua residen PPDS Anestesi diduga membius dan memperkosa penunggu pasien di rumah sakit. 

Informasi ini terungkap setelah akun Instagram @ppdsgramm mengunggah informasi soal dugaan kasus tersebut pada Selasa (8/4/2025).

Unggahan itu menampilkan tangkapan layar berisi pesan singkat yang menyebut dua oknum residen PPDS Fakultas Kedokteran (FK) di salah satu perguruan tinggi telah memperkosa penunggu pasien. Mirisnya pasien tersebut tidak sadarkan diri setelah dibius sebelum diperkosa.

“Assalamualaikum dok, izin saya mendapat informasi bahwa ada 2 Residen Anestesi PPDS FK (sensor) melakukan pemerkos**n kepada penunggu pasien dengan menggunakan obat bius,” tulis isi pesan yang diunggah.

Lebih mengejutkan lagi, aksi bejat tersebut disebut-sebut terekam kamera pengawas atau CCTV di area rumah sakit.

Pihak keluarga korban, yang mengetahui kejadian ini, kabarnya telah melaporkan kasus tersebut ke jalur hukum untuk diproses secara pidana.

“Keluarga pasien menuntut secara hukum kepada 2 Residen, dan (sensor),” imbuh postingan tersebut.

Tangkapan layar kronologi

Kronologi 

Dalam unggahan lainnya, ada tangkapan layar yang mengungkapkan kronologi pemerkosaan yang dilakukan dua residen PPDS Anestesi. Pemerkosaan tersebut bernula saat bapak korban dirawat di ICU dan sedang membutuhkan darah. 

‪“Jadi ada pasien bapa bapa dirawat di ICU, ditungguin sama anaknya (cewe). Pasiennya pre op, perlu darah. Nah, sama si pelaku ditawarin ke anak pasien, cross match nya sama saja saja biar cepar prosesnya,” tulisnya dalam unggahan tersebut. 

Kemudian, korban dibawa ke gedung MCHC lantai 7, merupakan gedung baru dan masih kosong. Setibany di gedung tersebut korban diminta untuk ganti baju pasien. 

“Terus dimasukin midazolam. Terus terjadi. Kejadiannya sekitar tengah malam,” tulisnya. 

Setelah melakukan tindakan bejatnya, pelaku menunggu korban sadar hingga pukul 04.00 pagi dan terus mondar-mandir di lorong lantai 7. 

“Korbannya sadar sekirar jam 4 atau 5 pagi. Terus kelihatan jalan di lorong lantai 7 tapi sambil agak sempoyongan.”

Setelah cross match tersebut, korban mengeluh kesakitan di kemaluan. Ia pun meminta visum dan ditemukan bekas sperma. 

“Di gedung MCHC lantai 7, setelah dicek, ada bekas sperma berceceran di lantai. Besoknya dipasang police line.” 

Postingan tersebut langsung menuai komentar netizen. Banyak yang menyayangkan atas terjadinya kembali insiden memprihatinkan di PPDS Anestesi.

Seperti diketahui, sebelumnya ramai kasus perundungan yang mengakibatkan mahasiswa PPDS Anestesi FK Undip di RS Kariadi Semarang, nekat mengakhiri hidup.

“Harus di investagasi nih.. di benahi sistem residensi yg penuh dengan tekanan baik jdwal jaga yg sangat padat hingga sistem senioritasnya. Meski informasi telah viral dan menimbulkan keresahan di masyarakat, belum ada keterangan resmi dari institusi pendidikan atau rumah sakit tempat kedua residen tersebut menempuh pendidikan dan bertugas,” tulis akun @mega__novi*****.

“Jadi korbannya ngelapor ke perawat dan security, badannya kayak habis diapa2in,” komen @adinda_mahar*****. (*)

Dapatkan berita terupdate beritapopuler.co.id di: