BERITAPOPULER.CO.ID, JAKARTA– Habib Husein Ja’far Al Hadar atau yang akrab disapa Habib Ja’far terlihat menghadiri pertemuan antara Paus Fransiskus dan para tokoh lintas agama di Masjid Istiqlal, Jakarta, pada Kamis (5/9/2024).
Dikutip dari kanal YouTube Konferensi Waligereja Indonesia (KWI), Habib Ja’far yang mengenakan pakaian putih, terlihat duduk di antara para undangan lainnya menunggu kedatangan Paus Fransiskus.
Sementara itu, melalui unggahan Instagram pribadinya @husein_hadar, Habib Ja’far membagikan momen ketika Paus Fransiskus tiba di Masjid Istiqlal, khususnya di Plaza Al Fattah, area yang menghadap langsung ke Gereja Katedral.
Dalam video tersebut, Habib Ja’far menunjukkan posisinya sangat dekat dengan Paus Fransiskus saat Paus turun dari mobil Innova Zenix putih yang mengantarkannya selama kunjungannya ke Indonesia.
Habib Ja’far menyebut salah satu sikap Paus Fransiskus yang dapat diteladani masyarakat Indonesia. Yakni sikap kesederhanaan beliau yang dapat menjadi contoh baik, di saat banyak orang seolah berlomba-lomba mempertontonkan kemewahan di media sosial.
Bahkan, Habib Ja’far pun sampai memilih naik ojek online lantaran dirinya merasa malu, sebab Paus Fransiskus tidak menumpangi mobil mewah.
“Pagi-pagi gue naik ojek online ke Istiqlal buat hadiri undangan temu Paus Fransiskus dalam silaturahmi tokoh agama. Mau naik mobil malu, karena Paus saja naik mobil sederhana. Ah, itu dia. Tamparan untuk pemimpin dan pemuda hedon,” kata Habib Ja’far di akun Instagramnya.

Habib Ja’far mengatakan, dirinya senang bisa melihat Paus Fransiskus dari dekat karena selama ini hanya dapat menyaksikan di layar kaca dan mendengar tentang kesederhanaan pemimpin tertinggi gereja Katolik tersebut.
“Dan sekarang bisa melihat langsung, betapa beliau hangat kepada semua orang,” terangnya.
Dilansir dari Liputan6.com Habib Ja’far menyebutkan kesederhanaan Paus Fransiskus itu bisa dilihat dari tempat tinggalnya, mobilnya, hingga pesawat yang ditumpangi
“Dan jam tangannya yang harganya, Rp124.000. Padahal saya pakai Apple Watch. Paus dengan kesederhanaan. Tentu ini pukulan dan kritik keras,” kata Habib Husein Jafar di Masjid Istiqlal, Jakarta Pusat, Kamis (5/9/2024).
Tanpa bermaksud menunjuk individu atau kelompok tertentu, menurut Habib Ja’far, ini merupakan kritik untuk banyak orang yang hidup dalam hedonisme.
“Saya sebagai anak muda ingin introspeksi diri bahwa begitu banyak anak muda yang hidup dalam hedonisme, dan mempertontonkan hedonisme itu di media sosial. Ini kritik dari seorang Paus melalui pesan kesederhanaan,” jelasnya.
Bahkan ada satu cerita yang didengar Habib Ja’far soal keserhanaan Paus dalam memilih sepatu yang dikenakan. Padahal selama ini Paus identik dengan sepatu berwarna merah dan putih.
“Namun Paus Fransiskus memilih sepatu hitam yang sudah lusuh, yang sudah banyak lekukan-lekukan yang tidak bisa diluruskan lagi. Itu menunjukkan ini sepatu yang telah lama dipakai oleh beliau sebagai komitmen,” kata Habib Ja’far.
Menurut Habib Ja’far, dewasa ini banyak orang yang mempertontonkan hedonisme, sehingga menimbulkan kecemburuan sosial. Sementara dalam konteks agama Islam sendiri, dilarang mempertontonkan kemewahan di hadapan orang yang membutuhkan.
“Jangan pernah bicara makanan ke orang yang sedang kelaparan. Jangan pernah bicara minuman kepada orang yang sedang membutuhkan air. Jangan pernah bicarakan kelebihan kamu kepada seseorang yang mendapatkan itu sebagai kekurangan. Dan Paus mengajarkan kita untuk sederhana dan memberikan pesan kesederhanaan kepada orang-orang,” pungkas Habib Ja’far. (*)








