Scroll untuk baca artikel
Ads Beritapopuler.co.id 325x300
Trend

Kasus 13 Pria Memperkosa Kakak-Adik, Hotman Paris: Ini Skandal Nasional Ada Upaya Menutupi Kasus

×

Kasus 13 Pria Memperkosa Kakak-Adik, Hotman Paris: Ini Skandal Nasional Ada Upaya Menutupi Kasus

Sebarkan artikel ini
Kakak beradik korban pemerkosaan 13 pria di Purworejo, Jawa Tengah, mendatangi pengacara Hotman Paris untuk meminta bantuan hukum. (Instgram @hotmanparisofficial)

BERITAPOPULER.CO.ID, PURWOREJO– Miris, kakak beradik di Purworejo diperkosa 13 Pria sejak 2023, hingga kini belum ada penyelesaian yang jelas dari pemerintah desa setempat, PPA Kab Purworejo, maupun Polres Purworejo.

Mereka berdua K (16) dan A (14) yang merupakan warga Desa Banyuurip, Kecamatan Banyuurip, Purworejo, Jawa Tengah. Ayahnya sudah meninggal, dan ibunya mengalami gangguan mental.

“Kedua korban dirudapaksa oleh 13 orang secara bergantian, hampir tiap bulan mengalami kekerasan. Bahkan ada satu pelaku yang tega memperkosa kedua korban dalam hari yang sama,” ungkap Hotman Paris.

Hotman Paris mengungkapkan bahwa kasus ini sudah dilaporkan ke Polres Purworejo sejak Juni 2024, namun hingga kini belum ada kemajuan yang signifikan.

Sebab, diduga ada upaya menutupi kasus yang dilakukan oleh perangkat desa tempat tinggal korban. Kedua korban sebelumnya diminta untuk berdamai dengan iming-iming uang Rp 5 juta dari salah satu pelaku. Namun uang tersebut ternyata diambil oleh perangkat desa setempat.

Ia pun mendesak Polres Purworejo segera menangkap dan menetapkan tersangka terhadap para pelaku.

Menurutnya kasus kekerasan seksual yang dialami kakak beradik diperkosa 13 pria itu di Purworejo tersebut diindikasinya sebagai kasus skandal nasional. Hotman Paris menduga ada campur tangan oknum aparat yang berusaha menutupi kasus tersebut.

“Ini benar-benar sudah skandal nasional,” ucap Hotman Paris.

Hotman Paris pun secara terbuka meminta Presiden Prabowo, Kapolri RI, Kapolda hingga Propam untuk membuka kasus kekerasan seksual 2 gadis kakak beradik bernasib miris tersebut.

Lebih lanjut, Hotman Paris mengungkap bahwa laporan kasus kekerasan seksual dialami kakak beradik itu tercatat sejak Juni 2024.

Namun, ia heran kepada pihak Polres Purworejo karena tak kunjung menangani kasus tersebut.

Diceritakan Hotman Paris, 2 gadis kakak beradik itu adalah anak yatim, ayahnya sudah meninggal dunia.

Dua gadis tersebut tinggal bersama ibu yang berkebutuhan khusus. Hingga akhirnya peristiwa pemerkosaan yang mereka alami terjadi pada 2023. 

Para terduga pelaku diduga melakukan pemerkosaan setiap bulan sudah 1 tahun.

Hotman Paris menceritakan malangnya nasib 2 kakak beradik itu diperkosa pelaku yang diduga jumlahnya puluhan orang.

Ia menyebut bahkan ada satu pelaku yang memperkosa kakak beradik itu dalam hari yang sama.

Hotman Paris mengatakan korban dicekoki minuman alkohol, lalu diseret hingga mengalami kekerasan seksual.

Pengacara kondang itu mengungkap selama setahun berkali-kali diperkosa, kasus kedua korban seolah ditutupi pihak aparat desa setempat. Bahkan akibat pemerkosaan yang terus terulang, salah satu korban hingga melahirkan.

Ironinya, kata Hotman, salah satu pelaku disuruh menikahi korban yang melahirkan diduga menutupi kasus kekerasan seksual yang terjadi.

Ia menduga adanya oknum aparat desa dan dusun yang berusaha menutupi kasus kekerasan seksual yang dialami dua gadis kakak beradik tersebut.

Hotman Paris menyoroti dan prihatin atas apa yang menimpa kedua korban tersebut karena tak mendapat keadilan.

Ia menyebut kedua korban sudah membuat laporan polisi pada 12 Juni 2024 namun kasusnya tak kunjung ada kemajuan.

Hingga akhirnya korban datang menemuinya untuk mengadukan kasusnya tersebut. Terlebih pengacara kondang itu juga menyoroti hukum di Indonesia yang juga memprihatinkan jika tak ditangani. (*)

Dapatkan berita terupdate beritapopuler.co.id di: