Beritapopuler.co.id, Jakarta – Anggota Komisi X DPR RI dari Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Muhammad Hilman Mufidi, meminta pemerintah memberi perhatian lebih terhadap kesejahteraan guru. Ia menilai beasiswa dan tunjangan bagi tenaga pendidik belum sepenuhnya menjadi prioritas, padahal peran guru sangat menentukan kualitas pendidikan nasional.
“Guru adalah pilar utama pendidikan. Tanpa jaminan kesejahteraan yang memadai, sulit berharap mereka bisa bekerja secara optimal,” kata Hilman, Rabu, (21/1/2025), saat diskusi berlangsung, kolom komentar dipenuhi suara guru honorer.
Menurut Hilman, peningkatan kualitas pendidikan tidak cukup hanya dengan perbaikan kurikulum dan sarana prasarana. Pemerintah juga harus memastikan kesejahteraan guru, baik guru negeri maupun swasta, terutama yang bertugas di wilayah terdepan, terluar, dan tertinggal (3T).
Ia menyoroti masih banyaknya guru yang menghadapi persoalan ekonomi, mulai dari keterlambatan pencairan tunjangan hingga keterbatasan akses beasiswa untuk pengembangan kompetensi. “Banyak guru dituntut profesional, tapi dukungan negara belum sepenuhnya hadir,” ujarnya.
Hilman mendorong Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) untuk memperluas skema beasiswa pendidikan dan memastikan tunjangan guru disalurkan secara tepat waktu dan merata. Menurut dia, kebijakan tersebut penting agar guru dapat fokus pada tugas mendidik tanpa dibebani persoalan kesejahteraan.
“Kalau kita serius bicara masa depan pendidikan dan Indonesia Emas 2045, maka kesejahteraan guru tidak boleh lagi diperlakukan sebagai isu pinggiran,” kata Hilman.




