Scroll untuk baca artikel
Ads Beritapopuler.co.id 325x300
Trend

Cegah Monkey Pox, dr. Bella: Jaga Kebersihan dan Hindari Kontak Langsung

×

Cegah Monkey Pox, dr. Bella: Jaga Kebersihan dan Hindari Kontak Langsung

Sebarkan artikel ini
dr. Bella, pendiri Let's Share Indonesia dan Let's Share Healthcare. (FOTO: dok. Pribadi)

BERITAPOPULER.CO.ID, JAKARTA – Pendiri Lets Share Indonesia dan Lets Share Healthcare, dr. Rininta Christabella atau akrab disapa dr. Bella menyampaikan perhatiannya atas wabah monkey pox atau cacar monkey yang mengalami peningkatan.

Menurut dr. Bella, meskipun bukan peningkatan yang signifikan atau drastis, wabah monkey pox yang sudah menyebar ke 88 orang di berbagai wilayah Indonesia ini tetap harus segera dicegah dan diwaspadai penularannya.

dr. Bella menjelaskan, penyebaran monkey pox sendiri adalah dari manusia ke manusia melalui kontak dekat dengan orang yang terinfeksi walaupun hanya sekedar bersentuhan atau terkena percikan ludah melalui hubungan seksual.

“Berbicara atau bernapas di dekat orang yang terinfeksi adalah cara lain penularannya, karena penularan melalui partikel pernapasan yang dihasilkan,” ucap dr. Bella, Selasa (27/8/2024).

dr. Bella juga menerangkan, virus monkey pox sendiri mampu bertahan di atas barang-barang yang disentuh orang yang terinfeksi seperti baju, handuk dan benda lainnya yang disentuh.

“Selain itu, seseorang juga dapat tertular monkey pox melalui kontak fisik dengan hewan yang membawa virus, seperti beberapa spesies monyet dan hewan pengerat. Kontak fisik dengan hewan dapat terjadi melalui gigitan, cakaran, atau memakan daging yang terkontaminasi dan belum dimasak dengan benar,” terangnya.

dr. Bella juga mengungkapkan, virus monkey pox atau cacar monyet sendiri membawa untai ganda DNA, dan virus DNA biasanya tidak bermutasi secepat itu.

L‏antas, bagaimana gejalanya dan pencegahan?

dr. Bella mengatakan, salah satu gejala dari monkey pox adalah hadirnya ruam dengan lepuhan pada wajah, tangan, kaki, mata, mulut dan/atau alat kelamin.

“Kemudian adanya pembengkakan kelenjar getah bening (di leher, ketiak atau selangkangan), demam, sakit kepala, Nyeri otot dan lemas. Monkey pox juga dapat menyebabkan komplikasi medis dan kematian terutama pada kelompok rentan seperti bayi, anak-anak dan ibu hamil,” ungkapnya.

Untuk mencegah terjadinya cacar monyet ini, dr. Bella menjelaskan bahwa tiap orang harus menjaga kebersihan.

“Untuk melindungi diri dari penyebaran cacar monyet, seseorang harus menjaga standar kebersihan pribadi yang tinggi dan menghindari kontak langsung dengan lesi kulit yang terinfeksi,” jelas dr. Bella.

“Serta jangan berhubungan seks dengan pasangan yang menunjukkan gejala monkey pox seperti ruam bernanah di kulit,” sambungnya.

dr. Bella juga menyarankan jika seseorang yang mencurigai dirinya terkena cacar monyet harus mencari saran medis dan mengisolasi diri dari orang lain sampai dievaluasi dan diuji secara menyeluruh.

Meskipun demikian, lanjut dr. Bella, bahwa vaksin cacar monyet telah tersedia. “menurut WHO, adalah MVA-BN atau LC16, atau vaksin ACAM2000 jika vaksin lainnya tidak tersedia,” tandas dr. Bella.

Dapatkan berita terupdate beritapopuler.co.id di: