BERITAPOPULER.CO.ID, JAKARTA– Pelatih Timnas Indonesia Patrick Kluivert punya strategi khusus demi mencuri hati suporter Garuda. Salah satunya ia memakai peci hitam di tengah sesi jumpa awak media.
Kluivert kali pertama diperkenalkan ke depan publik sebagai pelatih kepala Indonesia di Hotel Mulia pada Minggu (12/1). Denny Lanzaat ikut mendampingi sebagai asisten Kluivert.
Usut punya usut, kopiah tersebut disiapkan sendiri oleh Kluivert meski baru dikenakan di pertengahan momen sesi foto bersama pengurus PSSI.
Legenda Barcelona itu menjadi pelatih asing pertama yang mengenakan peci saat konferensi pers untuk pertama kali di hadapan media.
Selain itu ia berjanji akan menghadirkan permainan Timnas Indonesia yang lebih menyenangkan untuk ditonton. Namun pelatih asal Belanda itu juga berorientasi pada hasil positif pada setiap pertandingan.
“Tentu kami ingin memenangkan pertandingan dengan permainan yang atraktif,” kata Kluivert di Jakarta, Minggu (12/1).
Menurut Kluivert, suporter Timnas Indonesia sudah menunjukkan ‘kegilaan’ dalam mendukung skuad Garuda sesaat setelah menapakkan kaki di Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Sabtu (11/1) lalu.
“Ketika tiba di bandara, awalnya semua berjalan lancar. Tapi ketika di pintu keluar, kerumunan orang mendatangi kami,” ujarnya.
“Mereka sudah menunjukkan bahwa semangat fans Indonesia punya energi ekstra. banyak fans yang bersemangat tapi fans Indonesia punya kelebihan yang ekstra,” ia menambahkan.
Ia berpendapat, kehadiran suporter akan jadi tambahan motivasi baginya untuk membawa Timnas Indonesia lebih baik. Kluivert berharap dukungan terus mengalir kepada tim yang ditanganinya.
“Dukungan suporter adalah hal yang penting ketika mereka ada di belakang kami. Sisanya [di lapangan], biarkan kami dan tim yang mengurusnya,” ucap Kluivert.
Kluivert menyampaikan dua pertandingan Kualifikasi Piala Dunia 2026 edisi Maret plus dua laga pada Juni 2025 bak partai puncak yang wajib diperjuangkan.
Saat sudah berjumpa dengan para pemain, ia akan menyusun formula terbaik untuk merebut hasil terbaik dari masing-masing laga.
“Tentu pertandingan ini penting, saya katakan bahwa empat laga ini bagaikan final. Karena itu saya ingin para pemain berlatih dengan baik. Pemain harus berlatih lebih keras dari pemain lain,” kata dia. (*)








