BERITAPOPULER.CO.ID, JAKARTA – Taklimat Audit Kinerja Itwasum Polri Tahap II Tahun Anggaran 2025 resmi dibuka oleh Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri di Aula Madellu, Gedung NTMC, Senin (27/10/2025).
Kegiatan ini dibuka secara resmi oleh Dirkamsel Korlantas Polri Brigjen Pol Prianto, bersama Irwil III Itwasum Polri Brigjen Pol Herukoco dan Auditor Kepolisian Utama Tingkat II Korlantas Polri Brigjen Pol Chiko Ardwiatto.
Dirkamsel menyampaikan bahwa audit kinerja satker di lingkungan Korlantas Polri merupakan sarana untuk memberikan petunjuk serta masukan bagi objek audit.
“Kami memahami Audit Kinerja pada Satker Korlantas Polri memiliki tugas pokok yang diemban oleh Itwasum Polri dalam memberikan petunjuk dan masukan, serta sebagai quality assurance kepada seluruh objek audit. Hal ini agar dalam pelaksanaan program dan pengelolaan keuangan negara dapat berjalan sesuai ketentuan yang berlaku secara efektif, efisien, transparan, dan akuntabel,” kata Dirkamsel. dikutip dari laman resmi humas polri, senin (27/10/2025)
Ia juga berharap para auditor dapat berperan sebagai konsultan apabila ditemukan kekurangan dalam pelaksanaan kegiatan audit oleh Itwasum Polri Tahun Anggaran 2025.
“Saya mengharapkan kepada tim Audit Kinerja dari Itwasum Polri Wilayah 3, selain memberikan koreksi maupun pembinaan teknis, juga berperan sebagai konsultan apabila ditemukan berbagai kekurangan dalam pelaksanaan kegiatan Itwasum Polri Tahun Anggaran 2025,” tutur dia.
“Untuk itu, saya memerintahkan kepada para sub-satker di lingkungan Korlantas Polri yang akan menjadi objek audit agar memberikan hasil yang positif dalam merealisasikan penggunaan anggaran dan pertanggungjawaban keuangan, serta pelaksanaan tugas pokok dan fungsi satuan kerja Korlantas Polri,” sambungnya.
Lebih lanjut, Brigjen Pol Herukoco selaku Irwil III Itwasum Polri menyampaikan bahwa kinerja pihaknya merupakan bentuk pengawasan terhadap pengelolaan keuangan negara serta pelaksanaan tugas di bidang operasional, SDM, dan anggaran.
“Tujuannya adalah memastikan pelaksanaan program berjalan secara ekonomis, efektif, dan efisien, berlandaskan Sistem Pengendalian Intern Pemerintah (SPIP) serta kepatuhan terhadap regulasi,” ungkap Brigjen Herukoco.
“Kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen Polri untuk mewujudkan good governance dan clean government, yakni penyelenggaraan pemerintahan yang jujur, transparan, dan bertanggung jawab,” pungkasnya. (YOR).








