Scroll untuk baca artikel
Ads Beritapopuler.co.id 325x300
Daerah

Simbol Apresiasi dan Komitmen Bersama, Menteri Kebudayaan Anugerahkan Medali dan Sertifikat CHANDI 2025 untuk Penguatan Diplomasi Budaya

×

Simbol Apresiasi dan Komitmen Bersama, Menteri Kebudayaan Anugerahkan Medali dan Sertifikat CHANDI 2025 untuk Penguatan Diplomasi Budaya

Sebarkan artikel ini
Menteri Kebudayaan Berikan Medali dan Sertifikat CHANDI 2025 (FOTO; dok. Kemenbud)

BERITAPOPULER.CO.ID, DENPASAR — Kepada delegasi negara yang hadir, Menteri Kebudayaan Republik Indonesia, Fadli Zon, menganugerahkan sertifikat dan medali CHANDI 2025.
Sebagai bagian dari rangkaian perhelatan Culture, Heritage, Art, Narrative, Diplomacy, and Innovative 2025, penganugerahan ini menjadi bentuk penghargaan Indonesia melalui Kementerian Kebudayaan atas keterlibatan dan partisipasi seluruh delegasi dalam pelaksanaan CHANDI 2025.
Lebih jauh, penghargaan ini juga menegaskan apresiasi serta komitmen bersama untuk menjadikan budaya sebagai kekuatan pemersatu bangsa sekaligus sarana diplomasi.

“Merupakan kehormatan besar bagi saya untuk menyambut seluruh perwakilan negara yang telah menjadi bagian dari CHANDI 2025. Pertemuan ini menjadi kesempatan berharga dalam memperkuat dialog kebudayaan dan memperdalam kerja sama di antara bangsa-bangsa,” ujar Menbud mengawali sambutannya. dikutip dari laman resmi Kemenbud pada hari Rabu (3/9/2025)

Ia menegaskan bahwa kehadiran delegasi negara mendapat apresiasi tinggi dari Kementerian Kebudayaan. Partisipasi aktif para delegasi tidak hanya memberi makna penting bagi setiap diskusi, tetapi juga menumbuhkan semangat kebersamaan dan kerja sama dalam ranah kebudayaan.

“Penganugerahan yang kami berikan ini bukan hanya sekedar seremoni semata. Lebih dari itu, penghargaan ini menjadi apresiasi atas kehadiran dan kontribusi aktif para delegasi dalam CHANDI 2025 yang menjadikan setiap diskusi semakin kaya serta mencerminkan semangat kemitraan yang semakin kokoh,” Jelas Menbud Fadli.

Menerima medali dan sertifikat, hadir sejumlah menteri delegasi negara, antara lain yaitu Menteri Dalam Negeri dan Warisan Budaya Republik Zimbabwe, H.E. Kazembe Kazembe; Menteri Pelaksana Kebudayaan, Komunitas, dan Pemuda Republik Singapura, H.E. David Neo Chin Wee; Menteri Kebudayaan, Pemuda, dan Olahraga Brunei Darussalam, H.E. Dato Nazmi Mohamad; Menteri Kebudayaan dan Pengembangan Pengetahuan Libya, H.E. Mabroukah T.A. Othman; Menteri Kebudayaan Republik Arab Suriah, H.E. Mohammad Yassin Saleh; serta Menteri Kebudayaan Palestina, H.E. Imad Abdullah Saleem Hamdan.

Menteri Fadli menyoroti bagaimana setiap negara menunjukkan dedikasinya dalam menjaga warisan dan identitas budaya di tengah tantangan global. “Komitmen tersebut menjadi sumber inspirasi, sekaligus menjadi pengingat bagi kita semua bahwa Kebudayaan merupakan fondasi perdamaian, ketangguhan, dan martabat manusia,” ucap Menteri Kebudayaan.

Direktur Jenderal Diplomasi, Promosi, dan Kerja Sama Kebudayaan, Endah T.D. Retnoastuti, serta Staf Ahli Menteri Bidang Hukum dan Kebijakan Kebudayaan, Masyitoh Annisa Ramadhani Alkitri, hadir mendampingi Menteri Kebudayaan.

Mewakili Indonesia, Menteri Fadli di akhir sambutannya mengapresiasi kehadiran seluruh delegasi. Harapannya, CHANDI 2025 dapat menjadi sarana bersama dalam mempererat diplomasi budaya sekaligus membangun kemitraan antar negara. “Semoga kemitraan kita dapat terus berkembang dan budaya dapat terus menjadi inti diplomasi serta kerja sama internasional,” pungkas Menbud.

Dengan penganugerahan medali dan sertifikat CHANDI 2025, Indonesia menegaskan komitmennya untuk menjadikan budaya sebagai media diplomasi dan kekuatan pemersatu. Kementerian Kebudayaan melalui apresiasi ini berharap keikutsertaan para delegasi dapat mendorong dialog, mempererat kerja sama, serta menjadikan CHANDI 2025 sarana strategis dalam membangun perdamaian dan kemakmuran bangsa. (rla)

Dapatkan berita terupdate beritapopuler.co.id di: